Tugas Akhir
Penerapan sistem paket dan non paket dalam penyambungan tenaga listrik baru untuk meningkatkan kepuasan pelanggan di PT. PLN (Persero) UP Dinoyo-Malang / Desy Dwi Rahmawati
Abstrak
Kata Kunci sistem paket dan non paket kepuasan pelanggan. PT. PLN (Persero) UP Dinoyo merupakan perusahaan unit listrik dan bergerak dalam bidang pelayanan jasa ketenagalistrikan bagi kepentingan umum. Saat ini mempunyai peranan yang sangat penting dalam peningkatan kegiatan ekonomi pada umumnya. PT. PLN merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam bidang jasa kelistrikan yang melayani pelanggan dan sesuai dengan kebutuhan dengan tujuan memuaskan pelanggan selain itu juga untuk memperoleh citra yang baik di masyarakat. Seiring berjalannya waktu perusahaan ini selalu berupaya meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Agar PT. PLN (Persero)UP Dinoyo dapat memberikan pelayanan yang mampu membuat pelanggan puas perusahaan harus berusaha dengan berbagai cara dan kemampuannya untuk memenuhi apa yang diharapkan masyarakat dan mencapai citra yang baik bagi perusahaan terutama dalam hal pemberian pelayanan dan pemberian kemudahan-kemudahan pada calon pelanggan dan juga pelanggan saat akan melakukan penyambungan tenaga listrik baru. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mendiskripsikan bentuk pelayanan (dalam hal ini penerapan sistem paket dan non paket) yang diterapkan di PT. PLN (Persero) UP Dinoyo agar mampu memberikan kemudahan pada calon pelanggan yang akan melakukan proses penyambungan tenaga listrik baru mengetahui prosedur penerapan kedua sistem tersebut serta mengetahui faktor penghambat dan pendukung penerapan kedua sistem tersebut. Menurut hasil Praktek Kerja Lapangan yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa bentuk pelayanan yang diterapkan dalam penyambungan tenaga listrik baru adalah dengan menerapkan sistem paket dan non paket. Sistem ini dibuat agar bisa memberikan kemudahan kepada pelanggan dan mampu menimbulkan kepuasan pada pelanggan. Namun masih ada beberapa faktor yang menghambat pelaksanaan sistem ini yaitu proses pelaksanaan yang terkadang berlangsung lama dan juga masih ada beberapa calon pelanggan yang menggunakan sistem non paket tetapi tidak menghiraukan himbauan petugas akhirnya tertipu karena salah memilih biro instalasi. Berdasarkan pada hambatan yang ada pada penerapan sistem ini disarankan agar PT. PLN lebih meningkatkan kedekatannya dengan pelanggan sehingga himbauan-himbauan dari petugas bisa ditanggapi dengan baik oleh pelanggan sehingga mampu meminimalisir terjadinya penipuan pada pelanggan serta mengkoordinir lagi petugas pelaksana penyambungan tenaga listrik baru agar proses penyambungan dengan menggunakan kedua sistem ini berjalan lebih cepat dan tidak merugikan pelanggan.