UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Daya antibakteri ekstrak daun beluntas (Pluchea indica L.) dalam berbagai kosentrasi terhadap bakteri E. coli secara in vitro / Nana Maria Ulfa

Ulfa, Nana Maria - Nama Orang;

Abstrak
Kata Kunci daya antibakteri daun beluntas pertumbuhan E. coli. Tanaman beluntas (Pluchea indica L) merupakan salah satu tanaman berkhasiat obat yang telah dimanfaatkan oleh masyarakat. Salah satu jenis penyakit yang dapat diobati dengan menggunakan daun beluntas adalah penyakit diare. Dalam daun beluntas terkandung beberapa senyawa aktif antibakteri yaitu alkaloid flavonoid tanin saponin dan minyak atsiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) meneliti pengaruh perbedaan konsentrasi ekstrak daun beluntas (Pluchea indica L.) terhadap daya hambat pertumbuhan bakteri E.coli secara in vitro (2) meneliti konsentrasi ekstrak daun beluntas (Pluchea indica L.) yang paling efektif untuk menghambat pertumbuhan bakteri E.coli secara in vitro. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2009 sampai dengan bulan Oktober 2009 di laboratorium Mikrobiologi FMIPA UM. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Data yang diporeleh dianalisis menggunakan ANAVA Tunggal dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan taraf signifikasi 1%. Ekstraksi daun beluntas dilakukan dengan pelarut alkohol 90%. Bakteri E. coli diinokulasikan pada medium NA yang telah diberi lubang sumuran dan diisi dengan ekstrak daun beluntas pada konsentrasi 0% 10% 20% 30% 40% 50% 60% 70% 80% 90% dan 100% selanjutya biakan diinkubasi selama 1x 24 jam pada suhu 37 0C. Perlakuan ini diulang sebanyak 4 kali kemudian dilakukan pengukuran diameter zona hambat pertumbuhan E. coli yang terbentuk disekeliling lubang sumuran pada medium NA yang telah diinokulasikan dengan bakteri E. coli. Daya antibakteri ekstrak daun beluntas ditentukan berdasarkan hasil pengukuran zona hambat pertumbuhan E. coli pada medium NA Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) ada pengaruh perbedaan konsentrasi ekstrak daun beluntas terhadap pertumbuhan bakteri E. coli (2) konsentrasi ekstrak daun beluntas yang memiliki daya hambat tertinggi dalam menghambat pertumbuhan E. coli adalah 100% tetapi tidak berbeda nyata dengan konsentrasi 90%.


Informasi Detail
DDC
Rs 576.163 ULF d
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Biologi, 2009.
Deskripsi Fisik
vii, 61 + [2] lembar : il. , tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
02555/KI/10
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2009
Subjek
1. BAKTERI E-COLI 2. DAUN BELUNTAS - ANTI BAKTERI, DAYA
Pembimbing
1. Utami Sri Hastuti 2. Sitoresmi Prabaningtyas
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik