Skripsi
Analisis kesalahan konsep materi ikatan ionik melalui gambaran mikroskopis pada siswa kelas 1 SMU Negeri 2 Lumajang oleh Indra Wahyuni Lutfiyah
Abstrak
Konsep-konseps epertik onsept entanga tom ion molekul dan elektron merupakan konsep abstrak atau konsep mikroskopis. Hal ini menyebabkan konsep-konsedpa lam ilmu kimia cenderungs ulit dipahamid enganb enaro leh siswa.K esulitan tersebut m emungkinkanb erkembangrrypae mahamank onsep yang salah atau dikatakan siswa mengalami kesalahan konsep. Konsep mikroskopisti dak dapatd iperolehs ecarala ngsungd ari hasil pengamatan karena keadaannyas angatk ecil dan tidak dapat diamati secaral angsungd enganp anca indera atau dengan bantuan peralatan apapun sehingga dituntut kemampuan untukm embayangkannySaa. lahs atum aterip elajarank imia yangb ersifata bstrak adalah ikatan ionik. Salah satu cara untuk lebih memudahkan siswa memahami konsep ikatan ionik adalah dengan menggunakanm odel mikroskopis y aitu denganm enggambarkaino n-ion sebagabi ola-bola.U ntuk ikatani onik sempuma kation dan anton yang berikatan dianggap sebagai bola-bola yang saling bersinggunganT.u juan dari penelitiani ni adalah ( 1) Mengetahubi erapap ersen sisway ang mengalamik esalahand alam membandingkaunk urank ation dengan atom netralnya dalam fasa gas (2) Mengidentifikasi kesalahan-kesalahayna ng terjadi berkaitan dengan perbandingan ukuran kation dengan atom netralnya dalamf asag as ( 3) Mengetahubi erapap ersen sisway angm engalamki esalahan dalamm embandingkaunk urana nion dengana tom netralnyad alamf asag as ( 4) Mengidentifikasi kesalahan-kesalahan yang terjadi berkaitan dengan perbandingan ukuran anion dengan atom netralnya dalam fasa gas (5) Mengetahubi erapap ersen sisway ang mengalamki esalahanp emahamadna lam memberikang ambaranm ikroskopiss enyawa-senyawioan ik sederhandaa lamf asa gas (6) Mengidentifikasik esalahan-kesalahayna ng terjadi berkaitand engan gambaranm ikroskopiss enyawa-senyawioan ik sederhandaa lamf asag as. Penelitian ini adalah penelitian deskiptif. Populasi dalam penelitian ini adalahs iswak elas 1 SMLrN 2 Lumajang s edangkans ampeld iambil secarua cak2 kelas yaitu kelas 1.1 dan kelas 1.5 denganju mlah sampels ebanyak7 3 siswa. Untuk mendeteksi kesalahan siswa digunakan instrumen berupa tes obyektif sebanyak1 2 butir soald an tes wawancarau ntukm emperolehin formasil ebihj auh tentangk esalahante rsebut.S ebelumd igunakanu ntuk mengambild ata instrumen ini divalidasi oleh 4 penilai dari guru kimia yaitu 3 guru kimia SMUN 7 Malang dan I guru SMLIN 2 Llmajang. Dari perhitunganin i diperolehn ilai validitasi si sebesa9r 8%.Di sampingit u instrumenin i juga diujicobakank epadas iswak elas2 SMUN 7 Malang untuk mencarir eliabilitasnyaD. ari hasil perhitungand engan rumus KR-20 diperoleh nilai reliabilitas sebesar 0 81. Data yang diperoleh dinyatakand enganp ersentase. Hasil-hasil penelitian yang diperoleh adalah (1) Banyaknya siswa yang salah dalam menentukan perbandingan ukuran kation dengan atom netralnya dalam fasa gas adalah sebesar a9% (2) Kesalahan yang dapat diidentifikasi berkaitand enganp erbandinganu kurank ation dengana tom netralnyad alamf asa gas adalah (a) Ukuran atom logam sama dengan ukuran kationnya karena jika atom logam melepase lektront erluamyam embentukk ation yang berubahh anya jumlah elektronnyas ajab ukanu kurannya( b ) Ukurank ation samaa taul ebih kecil dari ukurana tomn etralnyak arenajikaa toml ogamm elepass atua taud uae lektron terluamya m aka tidak begitu banyakb erpengaruhp adau kurank ation tersebut (3) Banyaknya siswa yang salah dalam menentukan perbandingan ukuran anion dengana tom netralnyad alam fasa gas adalahs ebesar5 0% ) Kesalahany ang dapatd iidentif rkasbi erkaitand enganp erbandinganu kuran anion dengana tom netralnya dalam fasa gas adalah (a) Ukuran atom nonlogam sama dengan ukuran anionnya karena jika atom nonlogam menangkap elektron membentuk anion yangb erubahh anyajumlahe lektronnyas ajab ukanu kurannya( b ) tlkuran anion sama atau lebih besar dari ukuran atom netralnya karena jika atom nonlogam menangkaps atua tau dua elektron m aka tidak begitu banyakb erpengaruhp ada ukuran anion tersebut (5) Banyaknya siswa yang salah dalam menentukan gambaranm ikroskopiss enyawa-senyawioan ik sederhandaa lamf asag asa dalah sebesaar 9% (6) Kesalahany angd apatd iidentifikasib erkaitand engang ambaran mikroskopiss enyawa-senyawioan ik sederhanad alam fasa gas adalah ( a) Pada senyawaio nik terjadi tumpangt indih antaraa wane lektrond ari kation dan anion (b) Gambaran mikroskopis senyawa ionik adalah ditunjukkan dengan atom logam dana tomn onlogamy angs alingb ersinggungan. ii