Skripsi
Kajian pustaka tentang metabolisme dan program latihan lari sprint 100 meter oleh Isa Asrofi
Abstrak
Lari 100 meter adalah suatu cara lari yang ditempuh dengan kecepatan maksimal dan waktu yang sesingkat-singkatnya. Ukuran prestasi adalah waktu yang singkat. Untuk mencapai prestasi larj sprint 100 meter yang baik perlu dikembangkan kondisi fisik melalui suatu latihan yang membutuhkan energi maksimal.F enomenad i lapanganb ahwap elatih dalamm embuatp rograml atihan lai sprint 100 meter hanya berdasarkan pengalaman dan mengesampingkan variabel sistem energi karena pelatih ingin programnya berjalan dengan waktu yang telah ditentukan tanpa menyadari bahwa sistem energi merupakan salah satu unsur yang harus diperhatikan dalam membuat program latihan. . Tujuan dari kajian ini adalah unfuk mengetahui metabolisme energi pada lari sprint 100 meter dan pro gram latihannya. Lari sprint 100 meter merupakan suatu bentuk ahivitas fisik yang cukup berat sebabd ilakukand engank ecepatanm aksimald an waktu sesingkamt ungkin. Teknik lari sprint 100 meter adalah gerakan start gerakwr sprint dan gerakan finish. Faktor-faktory ang mempengaruhliat . i sprint 100 meter adalahd ayal edak dan kecepatanr eaksi unhrk start 9ertakecepatanu ntuk larinya. Untuk itu progr.rm latihan lari sprint 100 meter berdasarkans istem energi menggunakanla tihan interval training bentuknya ada trga yaitu kecepatan dengan jarak latihan 30 sampai 80 meter dan waktt recovery selama 3 menit daya tahan (stamina) dengan jarak latihan 120 sampai 200 meter dan waktu recovery selama 8 menit dan percepatanb erupal atihan lari akselerasi la tihan akselerasid iselingi deselerasi latrhan uphill dan latihan downhill dwgan recovery selama 3 menit. Diperoleh suatu kesimpulan bahwa sistem energi pada lari sprint 1OO meter sebagian besar adalah sistem ATP-PC dan sebagian kecil sistem asam laktat maka program latjhan lari sprint lQ meter denganb erdasarkans istem energi adalah latihwt interval training dengan bentuk latihan kecepatan daya tahan (stamina) dan percepatan. Oleh karena itu diharapkan pada pelatih agar variabel sistem energt dapat dijadikan salah satu dasar dalam membuat program latihan lari sprint 100 meter -