Skripsi
Kemampuan menceritakan kembali cerita pendek mahasiswa Sastra Jerman Universitas Negeri Malang angkatan 2008 non reguler dalam matakuliah Aufsatz 1 / Meylina Diah Anggriani
Abstrak
Kata kunci kemampuan menceritakan kembali cerita pendek. Menceritakan kembali merupakan salah satu dari kegiatan reseptif produktif yaitu merupakan kegiatan memperoleh informasi yang dibaca dan kemudian diceritakan kembali. Salah satu bacaan yang dapat digunakan dalam kegiatan menceritakan kembali adalah cerita pendek. Cerita pendek merupakan bacaan fiksi pendek yang ceritanya tidak monoton. Cerita pendek digunakan dalam mata kuliah Aufsatz 1. Salah satu tujuan pembelajaran mata kuliah ini adalah mahasiswa dapat menceritakan kembali sebuah teks dengan bantuan cerita pendek secara tertulis dengan kata-katanya sendiri. Berdasarkan pengalaman peneliti pada saat mengikuti matakuliah Aufsatz 1 peneliti mendapatkan tugas untuk menceritakan kembali sebuah cerita. Hasilnya terdapat banyak kesalahan pada karangan mahasiswa. Berdasarkan hal tersebut tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan mahasiswa dan kesalahan yang terdapat dalam karangan mahasiswa Sastra Jerman angkatan 2008 non reguler dalam menceritakan kembali cerita pendek yang telah dibaca. Kriteria dalam menceritakan kembali cerita pendek terdiri dari beberapa kriteria L bke dan Rieder yaitu a) dalam menceritakan kembali tidak boleh merubah isi cerita asli ditulis secara berurutan lengkap dan benar b) ditulis dengan bahasa sendiri c) ditulis dalam bentuk lampau d) kesesuaian penggunaan tatabahasa diperhatikan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Sastra Jerman angkatan 2008 non reguler yang mengikuti matakuliah Aufsatz 1. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik dokumentasi. Dokumen tersebut berupa karangan dan nilai karangan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa Sastra Jerman non reguler angkatan 2008 dalam menceritakan kembali cerita pendek termasuk dalam predikat baik. Hal tersebut dapat diketahui dari nilai rata-rata kedua cerita pendek yang diceritakan kembali yaitu 67 46. Adapun kesalahan yang terdapat pada karangan mahasiswa yaitu kesalahan berdasarkan isi cerita kesalahan berdasarkan penggunaan kata-kata yang sama dengan cerita asli kesalahan penggunaan bentuk waktu dan kesalahan penggunaan tata bahasa. Untuk meminimalisasi dan mengurangi kesalahan dalam menceritakan kembali cerita pendek dalam bentuk tulisan disarankan kepada mahasiswa untuk lebih memahami makna isi cerita dan lebih memperhatikan kategori-kategori dalam menceritakan kembali cerita pendek.