Skripsi
Penggunaan strategi domino dengan materi dongeng dalam mata pelajaran bahasa Jerman di kelas XI Bahasa SMA Negeri 8 Malang / Windy Ayu Dyah Syavitry
Abstrak
Kata kunci strategi domino pembelajaran sastra Pembelajaran sastra pada pendidikan formal semakin sarat dengan permasalahan. Hal tersebut dikarenakan kurangnya materi sastra dan bahan pustaka yang tersedia di sekolah-sekolah. Selain itu proses pembelajaran sastra sendiri menuntut sebuah proses yang panjang dan rumit sehingga guru membutuhkan materi dan strategi pembelajaran yang menarik bagi siswa. Salah satu strategi pembelajaran yang sesuai dengan materi sastra adalah strategi Domino. Hal ini didasarkan pada hasil penelitian tentang strategi Domino sebelumnya. Materi sastra belum pernah diajarkan di tingkat SMA pada mata pelajaran Bahasa Jerman. Dalam KTSP Bahasa Jerman juga tidak disebutkan secara eksplisit tentang materi sastra. Padahal pengajaran sastra memiliki peran yang juga penting dalam pembelajaran yaitu untuk memperkaya pengetahuan siswa tentang wawasan kebudayaan bahasa yang sedang mereka pelajari karena sastra adalah bagian dari budaya dalam hal ini adalah Deutsche Landeskunde. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penerapan strategi Domino dengan materi dongeng di SMA Negeri 8 Malang dan hasil penerapan strategi Domino dengan materi dongeng di SMA Negeri 8 Malang. Penelitian ini dirancang dengan rancangan kualitatif deskriptif dan dilakukan di kelas XI Bahasa SMA Negeri 8 Malang pada tanggal 14 dan 15 Mei 2010. Terdapat sembilan orang siswa dalam kelas tersebut. Penelitian ini menggunakan lembar observasi angket dan dokumentasi sebagai instrumen dalam pengumpulan data. Dari hasil penelitian ditemukan beberapa hal sebagai berikut. Terdapat 50% siswa yang merasa sangat senang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan strategi Domino. Selain itu sebanyak 62 5% siswa menyatakan bahwa strategi Domino cukup sesuai dengan materi dongeng yang diajarkan begitu pula dengan pendapat guru. Hal tersebut berdampak pada hasil pengembangan dongeng siswa yang cukup baik dan telah memuat beberapa unsur intrinsik dan ciri-ciri dongeng dengan baik. Adapun sebanyak 75% siswa menemui kesulitan pada kosakata dan struktur kalimat yang terdapat pada teks dongeng. Hal tersebut disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan siswa terhadap kosakata dan struktur kalimat dalam Bahasa Jerman. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar materi sastra diajarkan pada tingkat SMA tetapi guru harus menyesuaikan materi sastra dengan tingkat penguasaan Bahasa Jerman siswa. Guru dapat menerapkan strategi pembelajaran lain yang dapat membantu siswa memahami materi sastra karena strategi Domino hanya digunakan untuk menentukan unsur-unsur intrinsik saja. Selain itu guru hendaknya lebih berhati-hati pada saat menyampaikan peraturan permainan Domino karena peraturan dalam strategi Domino sedikit berbeda dengan permainan Domino biasa.