Skripsi
Pengaruh kemampuan siswa membaca gambar kerja dan kemampuan siswa membaca alat ukur terhadap prestasi belajar pada matadiklat mempergunakan mesin bubut kelas XI Teknik Pemesinan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 1 Kepanjen / Moh. Ikhsan Jawawi
Abstrak
Kata Kunci Membaca Gambar Kerja Membaca Alat Ukur Prestasi Belajar Matadiklat Mempergunakan Mesin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan siswa membaca gambar kerja dan kemampuan siswa membaca alat ukur terhadap prestasi belajar pada matadiklat mempergunakan mesin bubut kelas XI Teknik Pemesinan SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 160 siswa dan jumlah sampel diambil 25% dari populasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa tes siswa dan dokumentasi. Data yang sudah terkumpul selanjutnya diolah untuk menguji validitas tes deskripsi hasil penelitian dan korelasi antar variabel. Setelah dilakukan pengujian instrumen tes memiliki reliabilitas tinggi yaitu sebesar 0 877 dan 0 873. Hasil analisis data menyatakan bahwa 70% kemampuan siswa membaca gambar kerja berada pada kriteria kurang 42 5% kemampuan siswa membaca alat ukur berada pada kriteria kurang selanjutnya prestasi belajar pada matadiklat mempergunakan mesin bubut sebesar 52 5% berada pada kriteria cukup. Pengujian hipotesis yang dilakukan menunjukkan bahwa kemampuan siswa membaca gambar kerja dan kemampuan siswa membaca alat ukur terhadap prestasi belajar mempergunakan mesin bubut terdapat hubungan yang positif dan signifikan. Prestasi belajar matadiklat mempergunakan mesin bubut memiliki ketergantungan terhadap kemampuan siswa membaca gambar kerja sebesar 43 8% sedangkan kemampuan siswa membaca alat ukur sebesar 27 7% dan sumbangan efektif kedua variabel bebas tersebut adalah sebesar 58 1%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar pada matadiklat mempergunakan mesin bubut perlu dilakukan peningkatan kemampuan siswa membaca gambar kerja dan kemampuan siswa membaca alat ukur. Selanjutnya disarankan kepada sekolah hendaknya lebih memperhatikan kondisi kemampuan siswa pada matadiklat menggambar teknik dan matadiklat pengukuran. Perhatian tersebut diperlukan karena kemampuan membaca gambar kerja dan kemampuan membaca alat ukur masih dalam taraf kurang mampu dan hal ini berdampak mempengaruhi prestasi belajar mempergunakan mesin bubut.