Tugas Akhir
Penerapan pembelajaran model siklus belajar untuk meningkatkan kemampuan berfikir dan hasil belajar ilmu pengetahuan sosial di SDN Candirenggo 02 Kecamatan Singosari Kabupaten Malang / Kristin Sujiati
Abstrak
Kata kunci Model Siklus Belajar kemampuan berfikir dan Ilmu Pengetahuan Sosial. Pembelajaran Model Siklus Belajar pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di SDN Candirenggo 02 kecamatan Singosari kabupaten Malang siswa kurang aktif saat pembelajaran berlangsung dikarenakan guru masih menggunakan metode ceramah dan selalu mendominasi pembelajaran. Siswa hanya mendengarkan pada akhirnya belajar tidak optimal dan hasil nilai belajar siswa rendah dengan nilai rata-rata 60 30. Oleh karena itu pada saat proses pembelajaran menjadi monoton yang pada akhirnya tidak dapt memenuhi standar ketuntasan belajar minimal 70 yang telah ditentukan oleh Dinas Pendidikan. Permasalahan tersebut dicoba diatasi dengan penerapan pembelajaran Model Siklus Belajar untuk meningkatkan kemampuan berfikir dan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial di SDN Candirenggo 02 kecamatan Singosari kabupaten Malang. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keberhasilan siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Dalam penelitian dapat dirumuskan masalah sebagai berikut 1. Bagaimana penerapan Pembelajaran Model Siklus Belajar yang dapat meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial siswa kelas IV semester I SDN Candirenggo 02 kecamatan Singosari kabupaten Malang. 2. Apakah penerapan Pembelajaran Model Siklus dapat meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial siswa kelas IV semester I SDN Candirenggo 02 kecamatan Singosari kabupaten Malang. Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial melalui penerapan Pembelajaran Model Siklus memungkinkan untuk siswa menjadi aktif. Penelitian ini digunakan penelitian sederhana yang dikembangkan meliputi (1) Pengerjaan tugas dengan diskusi kelompok (2) melakukan demonstrasi/penempelan gambar budaya dan (3) pengambilan kesimpulan. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan PTK Model Siklus yang meliputi perencanaan tindakan pengamatan dan refleksi. Subyek penelitian adalah seluruh siswa siswa kelas IV SDN Candirenggo 02 kecamatan Singosari kabupaten Malang yang digunakan dalam penelitian adalah observasi wawancara tes tertulis dan dokumentasi. Pelaksanaan tindakan kelas dalam penelitian 2 siklus keaktifan individu dari pra tindakan sampai siklus 2 bisa meningkat kemampuan dan hasil belajar siswa kelas IV. Dari pra tindakan rata-rata 60 30 menjadi 66 20 pada siklus 1 dan menjadi 75 86 pada siklus 2. Demikian juga peningkatan pada ketuntasan hasil belajar dari pra tindakan 37 93% atau 11 siswa naik menjadi 62 07% atau 18 siswa pada siklus 1 dan naik menjadi 89 66 % pada siklus 2. Tindakan ini sudah tidak dilanjutkan ke siklus berikutnya karena sudah memenuhi SKBM 70 % yang ditentukaan dari Dinas Pendidikan. Di dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial melalui penerapan Pembelajaran Model Siklus bisa meningkatkan kemampuan siswa dan hasil belajar menggunakan metode diskusi dan demonstrasi dan metode lainnya. Bagi yang belum menggunakan penerapan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Model Siklus diharapkan menggunakannya agar dalam pelaksanaan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial bisa sukses memenuhi SKBM yang ditentukan dari sekolah.