Tugas Akhir
Implementasi model pembelajaran jigsaw untuk meningkatkan prestasi belajar IPS materi peninggalan sejarah Indonesia pada siswa kelas IV SDN Waung I Nganjuk / Mujiati
Abstrak
Kata-kata kunci Pembelajaran jigsaw IPS Peninggalan Bersejarah Mulyono Tj. (dalam Barlia 2007) memberi batasan bahwa IPS adalah suatu pendekatan interdisipliner ( Inter-disciplinary approach ) dari pelajaran ilmu-ilmu sosial. IPS merupakan integrasi dari cabang ilmu-ilmu sosial seperti sosiologi antropologi budaya psikologi sosial sejarah geografi ilmu politik dan sebagainya. Dalam pembelajaran yang terjadi di SD pada mata pelajaran IPS khususnya kajian sejarah guru lebih banyak mendominasi proses pembelajaran sehingga siswa hanya pasif dalam pembelajaran. Hal tersebut memposisikan sejarah sebagai hafalan belaka sehingga siswa merasa bosan dan berdampak rendahnya prestasi belajar. Berdasarkan masalah tersebut diatas dapat dirumuskan masalah sebagai berikut 1. Apakah model pembelajaran jigsaw dapat meningkatkan prestasi belajar IPS materi peninggalan sejarah Indonesia pada siswa kelas IV SDN Waung I 2. Bagaimanakah pembelajaran jigsaw dapat membuat siswa aktif dalam pembelajaran Untuk membahas masalah tersebut maka dilakukan penelitian tindakan kelas IV di SDN Waung I kecamatan Baron kabupaten Nganjuk tahun pembelajaran 2009/2010 yang berjumlah 20 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang diawali dengan perencanaan pelaksanaan pengamatan dan refleksi. Indikator keberhasilan penelitian ini adalah minimal 75% siswa memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal yaitu mendapatkan nilai 8805 70 dan Peran serta siswa yang aktif dalam pembelajaran mencapai 80 % baik itu aktif bertanya berpendapat ataupun menjawab pertanyaan telah tercapai. Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa model pembelajaran jigsaw telah dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas IV SDN Waung I Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk pada materi peninggalan bersejarah Indonesia. Peningkatan nilai dari nilai rata-rata 58 75 meningkat menjadi 81 75 serta ada peningkatan aktivitas belajar siswa.disarankan bagi pendidik untuk menggunakan model pembelajaran yang inovatif termasuk pembelajaran jigsaw.