Skripsi
Peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN Banjarkejen I Kecamatan Pandaan dengan menggunakan pendekatan inkuiri / Kamsari
Abstrak
Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Program Studi SI PGSD Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1)Dra.Sukamti M. Pd (2) Drs. Syafrudin AR S. Pd M. Pd. Kata Kunci Pembelajaran IPA Hasil Belajar Pendekatan Inkuiri Berdasarkan observasi di kelas IV SDN Banjarkejen I diketahui bahwa kegiatan pembelajaran guru masih menggunakan pembelajaran konvensional aktivitas belajar siswa rendah dengan ditandai kurang aktifnya siswa dalam mencari tahu dan menemukan pengetahuan sendiri rendahnya kemampuan berpikir siswa yang berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Dari temuan ini diadakan penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan inkuiri pada pembelajaran IPA di kelas IV SDN Banjarkejen I Kecamatan Pandaan mendeskripsikan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran IPA di kelas IV SDN Banjarkejen I Kecamatan Pandaan setelah diajarkan dengan pendekatan inkuiri dan mendeskripsikan hasil belajar siswa di kelas IV SDN Banjarkejen I Kecamatan Pandaan setelah diajarkan dengan pendekatan inkuiri. Subyek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Banjarkejen I Kecamatan Pandaan yang berjumlah 26 siswa yang terdiri dari 11 laki-laki dan 15 perempuan. Penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan secara bersiklus dan mengacu pada Model Kemmis Taggart yang terdiri dari 4 fase yaitu perencanaan pelaksanaan tindakan observasi dan refleksi. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan inkuiri berhasil diterapkan dalam pembelajaran IPA sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Banjarkejen I Kecamatan Pandaan. Hal ini dapat ditunjukkan bahwa penerapan pendekatan inkuiri pada pembelajaran IPA mengalami peningkatan dari 81 82 % pada siklus I menjadi 95 45% pada siklus II aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan dari 65 38% pada siklus I menjadi 88 46% pada siklus II dan hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan dari rata-rata hasil belajar siswa 69 pada siklus I menjadi 82 pada siklus II. Dan ketuntasan belajar secara klasikal telah mencapai 88 46%. Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan pendekatan inkuiri dalam pembelajaran IPA tentang sifat dan perubahan wujud benda dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN Banjarkejen I Kecamatan Pandaan. Bagi peneliti lain diharapkan untuk meneliti dengan pendekatan yang lain dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran IPA.