Skripsi
Pengembangan permainan sirkuit kebugaran pada pembelajaran fisik motorik untuk kelompok B di TK Pembina Bumiaji Batu / Mei Artiani
Abstrak
Kata kunci sirkuit kebugaran PAUD Kegiatan pembelajaran yang sesuai untuk anak adalah melalui bermain. Oleh karena itu seorang guru prasekolah (TK) harus mampu mengembangkan suatu permainan yang mampu memfasilitasi semua perkembangan anak. Di TK Pembina Bumiaji Batu Keterbatasan alat yang digunakan dalam pembelajaran menyebabkan kegiatan pembelajaran menjadi lebih lama karena siswa menunggu giliran terlalu lama hal ini menjadikan siswa yang sudah selesai mengerjakan maupun yang sedang menunggu giliran menjadi ribut sendiri. Selain itu kegiatan pembelajaran khususnya pembelajaran fisik motorik belum pernah menerapkan kegiatan yang dirancang melalui permainan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan permainan Sirkuit Kebugaran pada pembelajaran fisik motorik untuk kelompok B pada TK Pembina Bumiaji Batu permainan menyenangkan bagi anak dan permainan ini mudah dilakukan oleh anak kelompok B. Penelitian yang dikembangkan peneliti hanya meneliti Permainan Sirkuit Kebugaran pada Pembelajaran Fisik Motorik untuk Kelompok B yang dilakukan di TK Pembina Bumiaji Batu khususnya kelompok B. Peneliti menggunakan pedoman model pengembangan dengan subyek penelitian 40 anak kelompok B di TK Pembina Bumiaji Batu. Tahapannya antara lain 1). Analisis kebutuhan 2). Membuat produk awal 3). Tinjauan ahli 4). Revisi produk pertama 5). Uji kelompok kecil 6). Revisi produk 7). Uji lapangan 8). Hasil akhir. Berdasarkan hasil analisa uji kelompok besar (uji lapangan) diperoleh penilaian sebanyak 97 5% anak menyatakan bahwa mereka dengan mudah permainan Sirkuit Kebugaran dan sebanyak 92 5% anak menyatakan bahwa mereka senang melakukan permainan Sirkuit Kebugaran ini. Dengan demikian hasil klasifikasi presentase yaitu antara 80% - 100 % tergolong dalam klasifikasi baik (digunakan). Kelebihan dari permianan ini adalah 1) dapat menarik perhatian anak 2) pembelajaran lebih menyenangkan 3) melatih anak untuk lebih berkonsentrasi dan melatih kesabaran anak 4) melatih kebugaran anak. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan agar pada pelaksanaan permainan Sirkuit Kebugaran ini sebelum dicobakan pada anak sebaiknya dipahami terlebih dahulu tentang permainan Sirkuit Kebugaran ini alat-alat yang akan digunakan disesuaikan dengan kondisi anak dan dilakukan penelitian lebih lanjut dengan menambahkan aspek pengembangan bahasa maupun kognitif dalam permainan Sirkuit Kebugaran ini.