Skripsi
Implementasi penilaian proses berdasarkan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) dalam pembelajaran bahasa Jerman di SMA Negeri 7 Malang / Pipit Dwi Natalia
Abstrak
Kata Kunci Implementasi Penilaian Proses KTSP Pembelajaran bahasa Jerman Penilaian merupakan bagian penting dan tidak terpisahkan dalam sistem pendidikan saat ini. Adanya sistem penilaian yang baik akan mampu memberikan gambaran kualitas pembelajaran dan memberikan motivasi kepada siswa. Salah satu prinsip penilaian berdasarkan KTSP adalah menyeluruh yang artinya penilaian terhadap proses dan hasil belajar siswa harus dilakukan secara menyeluruh utuh tuntas baik yang berkenaan dengan aspek kognitif afektif dan psikomotorik. Seperti yang diketahui bahwa pelaksanaan KTSP tiap sekolah berbeda oleh sebab itu peneliti tertarik untuk mengetahui bagaimana penerapan penilaian proses dalam pembelajaran bahasa Jerman di SMA Negeri 7 Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana bentuk penilaian proses pada keempat kompetensi berbahasa Jerman dengan menggunakan ketiga aspek penilaian. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah data dari hasil wawancara dokumentasi Rencana Pelaksanaan Pembelajarana observasi dan catatan lapangan. Sumber data utama pada penelitiana ini adalah guru mata pelajaran bahasa Jerman SMA Negeri 7 Malang. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah catatan lapangan pedoman observasi dan pedoman wawancara. Adapun tabel-tabel digunakan untuk mempermudah pengklasifikasian data dan analisis data. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi penilaian yang dilakukan oleh guru pada beberapa kompetensi belum sesuai dengan prinsip penilaian KTSP selain itu terdapat beberapa kesalahpahaman konsep penilaian aspek kognitif afektif dan psikomotorik. Hal tersebut menyebabkan tidak jelasnya hasil penilain pada aspek afektif dan psikomotorik. Dari hasil penelitian tersebut diharapkan menjadi masukan bagi pihak-pihak yang terlibat berikut ini (1) Guru mata pelajaran bahasa Jerman agar memperdalam pemahaman tentang perbedaan kriteria penilaian pada aspek kognitif afektif dan psikomotorik. (2) Dosen mata kuliah perencanaan pembelajaran bahasa Jerman agar memperdalam materi penilaian proses terutama untuk ketiga aspek penilaian sehingga diharapkan mahasiswa benar-benar memahami ketiga aspek penilaian.