Tugas Akhir
Peningkatan hasil belajar matematika materi pecahan pada siswa kelas III dengan menggunakan media benda kongkrit di Sekolah Dasar Negeri Candirenggo 02 Kecamatan Singosari Kabupaten Malang / Anik Kasijani
Abstrak
Kata Kunci Media Benda kongkrit belajar berfikir MatematikaSD Pembelajaran matematika untuk kelas III SDN Candirenggo 02 Kecamatan Singosari Kabupaten Malang kurangnya siswa memahami operasi hitung pecahan saat pembelajaran berlangsung dikarenakan guru masih menggunakan pembelajaran satu arah dan belum menggunakan media benda konkret sehingga nilai siswa rendah dengan nilai rata-rata .Oleh karena itu saat proses pembelajaran siswa belum mencapai atau memenuhi standart ketuntasan belajar 70 yang telah ditentukan oleh satuan sekolah permasalahan tersebut dicoba diatasi dengan menggunakan media benda konkrit pada siswa kelas III untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika materi pecahan. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keberhasilan siswa dalam pembelajaran matematika materi pecahan dengan menggunakan media benda konkrit dalam penelitian dapat dirumuskan masalah sebagai berikut 1. Bagaimana keaktifan belajar siswa melalui pembelajaran media benda konkrit di kelas III SDN Canirenggo 02 Kecamatan Singosari Kabupaten Malang 2.Apakah penerapan penggunaan media benda konkrit dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SDN Candirenggo 02 Kecamatan Singosari Kabupaten Malang pada pembelajaran matematika materi pecahan Dalam pembelajaran matematika materi pecahan dengan menggunakan media benda konkrit siswa terlibat aktif dan berhasil dengan baik. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas ( PTK ) dan dilakukan dengan siklus yang meliputi 1.merencanakan tindakan(planning) 2.melaksanakan tindakan(action) 3. mengobservasi tindakan ( observation ) dan 4 . merefleksi tindakan (reflection). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas III SDN Canirenggo 02 Kecamatan Singosari Kabupaten Malang alat pengumpulan data penelitian ini adalah pedoman observasi wawancara tes tulis dan dokumentasi Pelaksanaan penelitian tindakan kelas dari pra tindakan sampai siklus 2 bisa meningkatan hasil belajar siswa dan keaktifan siswa dari rata-rata pra tindakan 50 88 menjadi 62 24 pada siklus 1 dan naik menjadi 77 36 pada siklus 2 demikian juga peningkatan pada ketuntasan hasil belajar pra tindakan 24% atau 6 siswa menjadi 62 24% atau 12 siswa pada siklus 1 dan menjadi 77 36% atau 21 siswa pada siklus 2 tindakan ini sudah tidak dilanjutkan lagi ke siklus berikutnya karena sudah memenuhi standart ketuntasan belajar minimal 70 yang ditentukan dari sekolah. Didalam pembelajaran materi pecahan dengan menggunakan media benda konkrit pada siswa kelas III dapat meningkatkan prestasi dan dapat meningkatkan kemampuan siswa serta aktif pada saat pembelajaran. Dengan menggunakan media benda konkrit saat pembelajaran berlangsung dan menggunakan metode bervariasi yaitu demonstrasi diskusi kelompok dan pemberian tugas serta latihan bagi siswa yang belum tuntas mencapai nilai standart ketuntasan belajar diharapkan penggunakan media benda konkrit agar pelaksanaan pembelajaran sukses dan memenuhi standart ketuntasan belajar minimal yang ditentukan dari sekolah .