Skripsi
Pengaruh penerapan pembelajaran terpadu dengan menggunakan model webbing terhadap prestasi belajar biologi siswa kelas 1 semester II SMP Negeri 4 Malang oleh Thina Maya Dewi
Abstrak
Pendekatapne mbelajarany ang diterapkano leh guru merupakans alahs aftt faktor pentingy ang mempenganrhpi restasib elajar siswa. Adanya perhaliatr terhadap nurturant e.flbct disamping instruclional e.flbct juga mempengaruhi prestasbi elajars iswa. Materi dalam m8ta pelajaranB iologi memuat banyak konsep mulai dari konsep yang sengat sederhana sampai durgan konsep yang sangatk ompleks. Sehingga dalam pembelajarannyas angat dibutuhkan suatu pendekatapne rnbelajarand enganr nodel tertenttly ang mampum erangsangs iswa untukb erpikirk ritis dan aktif dalamm encari m enelnukand an meny ustukto nsep pelajaran dengan usaha sendiri sehingga ilmu yang mereka peroleh dapat bertahan lama dalam stnrktur kognitiftya. Penerapan pembelajaran terpadu dengan menggunakan model webbing diduga merupakan pendekatan pembelajarany ang dapat mencapai tujuan tersebut. Hal tersebut dikarenakan dalam pembelajaran terpadu dengan model webbing ini telah memiliki landasan filosofi kontruktivisme sehingga siswa mampu menyusun sendiri konsep maten yang ingin dipelajari. fujuarr dari porrcliliurin i adnlaltr trrlukt tlcngctahupie rbedaapnr estnsi llclujtr lliologi siswny ungr liujurd crrgururr sncr al kllulcr rrrbolajurulcrrt ptdttt ttulcl schbinlgt lcngarrs iswtt ytrrg diitjar delrg alt idak rrlcrtcrapkalpr embclajaratt tcrlrndun odel wahhingk l tlsttsttytgt xr ap okokh ttltusalt to la InteraksOi rganistne llipolcsisd alarnp crrclitianir ri atlaluhu dap orbr rlaapnr eslasbi elajart liologi siswa yang diajar dcngnn mcncrupkan ponbclujuran torpudu nalel wehhing dcngrut sisway angd iajar dengant idak menerapkanp embelajarante rpadum odelw ehbing. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas I SMP Negeri 4 Malang yang tersebard alam 6 kelas. Dari 6 kelast ersebuts ecarac luster diambil 2 kelas scbagai sampel penelitian yaitu kelas lB dan lC. Untuk menentukan kelompok eksperimen dan kelompok konfrol maka kedua kelas tersebut diundi lag t. Berdasarkahna silu ndiand iperolehk elas I B sebanyak4 6 siswas ebagaki elompok eksperimend an kelas lC sebanyak4 3 siswas ebagaki elompokk ontrol. Sehingga jumlah total sampel penelitian scbanyak 89 siswa. Kemampuan awal siswa dalam mata pelajaranB iologi dilihat dari nilai rata-ratau langans emesterI dari kedua kelornpokte rsebuat dalahh omogen. l trda pcrtcliliarri tti kclontlxrk cksporirtrcrdr iajar dengant neltorapkall pembelajaran terpadu modelwebbing sedangkan kelompok kontrol diajar dengan tidak menerapkan pembelajaran tcrpadu model wehbing. Setelah eksperimen berakhir kedua kelompok tersebut diberi tes akhir dengan bentuk danjumlah soal yang sama yainr pilihan ganda sebanyak 30 butir soal. Khusus pada kelompok eksperimen juga dilengkapi dengan pengamatan selama proses pembelajaran dan hasil dari webbing jugs dinilai sehingga tampak jelas adanya instructional elJbct dan nurlumnl e/fect. prestasibelajar Biologi dihitrurg dengan menggunakan uji t. Berdasarkan hasifa nalisisd ata diperoleht p n t6 6 1b erarti hipotesisn ol (H ) ditolak maka dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar Biologi siswa yang iajT dengan menerapt