Skripsi
Pengembangan VCD pertolongan pertama dalam pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di kelas VII semester I SMP Negeri 3 Bojonegoro / Ebta Heri Susanto
Abstrak
Kata kunci VCD Perolongan Pertama kelas VII SMP Negeri 3 Bojonegoro Pertolongan pertama adalah pemberian pertolongan segera kepada penderita sakit cedera atau kecelakaan yang memerlukan penanganan medis dasar. Kegiatan pertolongan pertama ada dalam kurikulum Badan Standarisasi Nasional Pendidikan (BSNP) yaitu siswa dapat mempraktikkan secara sederhana kegiatan pertolongan pertama. Materi pertolongan pertama telah disampaikan dalam kegiatan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di kelas VII semester I di SMP Negeri 3 Bojonegoro namun dalam penyampaiannya belum menggunakan media apapun. Metode penyampaiannya masih menggunakan metode ceramah tanpa menggunakan media apapun. Guru dalam hal ini berperan sebagai satu-satunya sumber belajar padahal seharusnya guru bukan menjadi satu-satunya sumber belajar namun harus dapat mengembangkan media pembelajaran yang menarik agar tercipta suasana pembelajaran aktif efektif dan menyenangkan. Dari permasalahan tersebut maka perlu dikembangkannya media pembelajaran audiovisual. VCD Pembelajaran pertolongan pertama dipilih sebagai media yang dikembangkan dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan VCD pertolongan pertama dalam pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di kelas VII semester I SMP Negeri 3 Bojonegoro. Peneliti mengacu model pengembangan (research and development) Borg dan Gall. Dari sepuluh langkah peneliti mengambil tujuh langkah dalam proses penelitian ini. Hal ini dilakukan karena penelitian pengembangan yang dilakukan hanya untuk satu sekolah saja dan didasarkan pada karakteristik keterbatasan waktu tenaga serta biaya. Langkah-langkah yang diambil adalah (1) Analisis kebutuhan (2) Pembuatan rancangan produk (3) Evaluasi ahli (4) Pembuatan produk awal (5) Uji coba kelompok kecil (6) Uji coba kelompok besar (7) Produk hasil akhir pengembangan. Berdasarkan tinjauan ahli terhadap rancangan produk disimpulkan bahwa rancangan produk telah sesuai dan dapat diproduksi menjadi VCD Pembelajaran selanjutnya produk berupa VCD pembelajaran diuji coba menggunakan instrumen uji coba. Hasil dari uji coba kelompok kecil adalah perlu dirubah dan direvisi mengenai gambar/tanyangan musik pembuka setelah dilakukan revisi pada produk maka produk di uji coba pada kelompok besar dengan jumlah 35 siswa. Hasil dari uji lapangan (kelompok besar) adalah semua isi yang ada dalam VCD pembelajaran telah memenuhi kriteria dan semua isi dapat digunakan sekaligus dinyatakan bahwa VCD Pembelajaran yang dikembangkan dapat digunakan dalam proses pembelajaran di kelas VII SMP Negeri 3 Bojonegoro.