Tugas Akhir
Aplikasi pendektesian kematangan buah pepaya menggunakan teknik segmentasi warna / Akhmad Rosyidin
Abstrak
Kata Kunci pengolahan citra segmentasi warna grayscale biner. Pengolahan citra digital dan analisis citra telah dikembangkan dan diaplikasikan dengan tujuan memperbaiki kualitas citra agar mudah diinterpretasikan oleh manusia atau komputer. Teknik pengolahan citra mentransformasikan citra masukan menjadi citra lain agar keluaran memiliki kualitas gambar yang lebih baik dari pada kualitas citra masukan. Segmentasi warna adalah teknik untuk membedakan atau memisahkan objek-objek yang ada dalam suatu citra sehingga bentuk luas model dan ketepatan hitungan menjadi sesuatu yang tidak dapat dihindari.. Untuk mencapai hal itu manusia berusaha merekayasa seperangkat elektronik hardware atau software yang otomatis agar kinerjanya praktis dan efisien. Dalam proyek akhir ini telah dibuat suatu perangkat lunak aplikasi untuk mendeteksi kematangan buah pepaya. Aplikasi ini dibuat dengan menggunakan microsoft visual basic 6.0. Pendeteksian kematangan buah pepaya ini diawali meng-capture buah pepaya menggunakan webcam dengan metode cropping. Kemudian proses dilanjutkan dengan menggunakan metode grayscale setelah metode grayscale selesai dilakukan. Selanjutnya menggunakan metode biner. Tiap metode saling berhubungan dan berjalan secara berurutan dari metode cropping metode grayscale dan metode biner. Hasil pengujian proyek akhir aplikasi pendeteksian kematangan buah bahwa pengujian terhadap 10 kondisi objek buah pepaya menghasilkan error rata-rata 12 14%. Pada pengujian paling tinggi nilai prosentase kematangannya adalah 87%. Sedangkan nilai paling rendah pada nilai prosentase kematangannya 1%. Proses pengujian dilakukan didalam ruangan dengan pencahayaan cukup. Aplikasi pendeteksian kematangan buah memiliki keluaran biner daerah kematangan dan prosentase kematangan. Berdasarkan hasil pengujian ini dapat disimpulkan bahwa cahaya mempengaruhi dalam aplikasi pendeteksian kematangan buah. Disarankan agar dilakukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan metode-metode yang lain dalam pengolahan citra. Dengan tujuan supaya memiliki nilai error yang lebih kecil pada pendeteksian kematangan buah.