UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tugas Akhir

Sistem kredit cukai atas pemesanan pita cukai hasil tembakau di kantor pengawasan dan pelayanan Bea dan Cukai tipe A2 Juanda / IMade Surya Di Putra

Putra, IMade Surya Di - Nama Orang;

Abstrak
Kredit Cukai. Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe A2 Juanda adalah unit organisasi terdepan dari Departemen Keuangan untuk melaksanakan tugas pengawasan lalulintas barang impor dan ekspor pengawasan barang kena cukai dan bertugas juga memungut bea masuk bea keluar dan cukai. Cukai adalah salah satu penerimaan negara terbesar yang diperoleh negara dari produksi rokok. Pemungutan cukai harus dilaksanakan sejak barang kena cukai (BKC) selesai dibuat. Pelaksanaan pembayaran cukai rokok dilakukan dengan menempelkan/melekatkan pita cukai pada pembungkus rokok sebagai bukti sudah membayar cukai. Dengan demikian para pengusaha pabrik rokok harus menyediakan sejumlah uang untuk membeli pita cukai yang akan dilekatkan pada produksi rokoknya. Uang yang harus disediakan pengusaha rokok untuk membeli pita cukai cukup banyak. Tergantung dari hasil produksi barang kena cukai yang dihasilkan. Dalam rangka memberi keringanan para pengusaha rokok agar tidak terlalu terbebani harus menyediakan sejumlah uang (dana) untuk membeli pita cukai secara langsung maka Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memberikan fasilitas penundaan pembayaran cukai atau sering dikenal dengan kredit cukai. Dengan demikian dana yang seharusnya untuk membeli pita cukai secara langsung dapat dipergunakan untuk kegiatan operasinal perusahaan yang lain. Pemberian kredit cukai yang selama ini telah berlangsung di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe A2 Juanda sangat bermanfaat untuk meningkatkan produksi perusahaan rokok. Namun persyaratan pemberian kredit dengan batasan nilai omset tertentu terdapat kelemahan yang perlu diperbaiki. Masih banyak perusahaan rokok yang layak memperoleh kredit akan tetapi karena ketidaktahuan para pengusaha rokok mereka tidak dapat menikmati fasilitas tersebut. Oleh karena itu kedepan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe A2 Juanda diharapkan sering memberikan sosialisasi tentang kredit cukai kepada para pengusaha rokok. Harus mengusulkan ke Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di Jakarta untuk menyempurnakan sistem pemberian kredit cukai. Agar fasilitas kredit cukai ini bisa dinikamati para pengusaha rokok Usaha Kecil Menengah (UKM) tidak hanya dinikmati oleh perusahaan rokok yang besar.


Informasi Detail
DDC
Rp 658.88 PUT s
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi D3 Akuntansi, 2010.
Deskripsi Fisik
ix, 104 lembar : il., tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
02895/KI/10
Edisi
Tugas Akhir (Diploma)--Universitas Negeri Malang, 2010
Subjek
1. KREDIT, SISTEM
2. PITA CUKAI

Pembimbing
1. DYAH AYU WARDHANI
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik