Tugas Akhir
Meningkatkan kemampuan mengerjakan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan siswa kelas IV melalui penerapan teori Jerome Bruner / Dian Hery Sucipto
Abstrak
Kata-kata kunci Kemampuan penjumlahan dan pengurangan pecahan Banyak siswa yang kurang tertantang untuk mempelajari dan menyelesaikan soal-soal matematika. Mereka merasa kesulitan bahkan banyak diantara siswa melakukan kesalahan pemahaman konsep matematika. Tujuan penelitian ini antara lain untuk mendeskripsikan langkah-langkah penerapan teori Jerome Bruner dalam pembelajaran operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan untuk mendeskripsikan penerapan teori Jerome Bruner dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam mengerjakan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan dan untuk mendeskripsikan penerapan teori Jerome Bruner dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Menurut Bruner jika seseorang mempelajari suatu pengetahuan perlu dipelajari dalam tahap-tahap tertentu agar pengetahuan itu dapat diinternalisasi dalam pikiran (struktur kognitif) orang tersebut. Proses internalisasi akan terjadi secara sungguh-sungguh jika pengetahuan yang dipelajari itu dipelajari dalam tiga tahap yaitu enaktif (konkret) ikonik (semi abstrak) dan simbolik (abstrak). Subyek penelitian yaitu siswa kelas IV yang berjumlah 7 siswa dengan komposisi 4 putra dan 3 putri. Penelitian dilaksanakan secara bersiklus dengan 4 tahap yaitu perencanaan pelaksanaan pengamatan dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan observasi dan tes evaluasi akhir siklus. Indikator keberhasilan penelitian ini adalah seorang siswa telah tuntas belajar apabila telah mencapai nilai minimal 75 dan kelas disebut tuntas belajar apabila terdapat 85% siswa telah mencapai ketuntasan belajar. Aktivitas siswa baik pada siklus I maupun siklus II sudah menunjukkan respon positif. Hal ini terkait dengan penerapan teori pembelajaran Jerome Bruner dimana dalam pembelajarannya dimulai dari kegiatan konkret menuju ke abstrak. Adanya benda konkret mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa. Tahap-tahap pembelajaran baik pada siklus I maupun siklus II sudah mencerminkan penerapan teori Bruner. Implikasi penerapan teori ini yaitu adanya peningkatan hasil belajar siswa maupun aktivitas siswa dalam belajar. Dapat disimpulkan bahwa penerapan teori J. Bruner terdapat tahap-tahap pembelajaran yang dimulai dari enaktif ikonik dan simbolik yang dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam mengerjakan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan serta mampu meningkatkan aktivitas siswa dalam belajar. Dan disarankan bagi guru untuk menerapkan teori pembelajaran agar dapat meningkatkan prestasi aktivitas siswa dalam belajar. Serta guru hendaknya menggunakan benda konkret dalam pembelajaran sebagai jembatan agar fakta konsep operasi dan prinsip matematika dapat tertanam kuat dalam pikiran siswa