Skripsi
Pengaruh penilaian kinerja terhadap motivasi kerja karyawan melalui kepuasan kerja (Studi pada karyawan PT. Taspen (Persero) cabang Malamg) / Iis Irawati Lestari
Abstrak
Kata kunci Penilaian Kinerja Kepuasan Kerja Motivasi Kerja Motivasi kerja merupakan salah satu factor yang dapat mempengaruhi kinerja seorang karyawan dalam bekerja. Masing-masing karyawan memiliki motif berbeda yang dapat mendorong mereka untuk bekerja. Salah satu factor yang dapat memotivasi karyawan yakni dari kepuasan kerja yang dirasakan oleh karyawan. Karyawan yang merasa puas terhadap pekerjaannya akan termotivasi untuk bekerja dengan baik. Penilaian kinerja merupakan salah satu factor yang berpengaruh pada kepuasan kerja karyawan semakin karyawan paham dan merasa bahwa penilaian kinerja yang ada dalam peruasahaannya baik maka kepuasan yang dirasakan juga akan meningkat. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui kondisi deskriptif penilaian kinerja kepuasan kerja dan motivasi kerja karyawan mengetahui pengaruh penilaian kinerja terhadap kepuasan kerja mengetahui pengaruh kepuasan kerja terhadap motivasi kerja mengetahui pengaruh secara langsung penilaian kinerja terhadap motivasi kerja serta mengetahui pengaruh tidak langsung penilaian kinerja terhadap motivasi kerja melalui kepuasan kerja. Penilaian kinerja dalam Brown dkk (2010) terdiri dari empat indikator yakni kejelasan komunikasi kepercayaan dan keadilan. Sedangkan untuk indikator kepuasan kerja dari Winardi (2004) terdiri dari lima indikator yakni pekerjaan itu sendiri pembayaran (upah/gaji) supervisi kesempatan untuk promosi dan rekan kerja. Lebih lanjut dalam Timpe (1991) terdapat empat indikator dari motivasi kerja yakni kebutuhan untuk maju/promosi kebutuhan pengakuan kebutuhan mendominasi(mengarahkan/memimpin) dan kebutuhan finansial. Penelitian ini menggunakan sampel jenuh yakni seluruh karyawan pelaksana PT. TASPEN (Persero) Cabang Malang yang berjumlah 31 orang. Pengumpulan datanya menggunakan kuesioner wawancara dokumentasi dan observasi langsung. Analisis data yang digunakan yakni analisis deskriptif dan analisis path yang menghitung pengaruh langsung dan tidak langsung antara variabel penilaian kinerja (X) Kepuasan Kerja (Z) dan Motivasi Kerja (Y). Dikarenakan dalam penelitian ini meruapakan penelitian populasi maka hanya dicari pengaruh positif/negatif antar variabel penelitian. Hasil penelitian ini yakni karyawan PT. TASPEN (Persero) Cabang Malang setuju bahwa penilaian kinerja yang telah ada sudah baik Sebagian besar karyawan puas dengan pekerjaannya dan Rata-rata karyawan memiliki motivasi yang tinggi dalam bekerja. Sedangkan hasil pengujian hipotesis didapatkan kesimpulan bahwa terdapat pengaruh secara langsung yang positif Penilaian ii Kinerja (X) dan Kepuasan Kerja (Z) terdapat pengaruh secara langsung yang positif Kepuasan Kerja (Z) dan Motivasi Kerja (Y) terdapat pengaruh secara langsung yang positif Penilaian Kinerja (X) dan Motivasi Kerja (Y) dan terdapat pengaruh secara tidak langsung yang positif Penilaian Kinerja (X) terhadap Motivasi Kerja (Y) melalui Kepuasan Kerja (Z). Saran yang dapat diberikan yakni manajemen PT. TASPEN (Persero) Cabang Malang diharapkan terus dapat mengontrol Penilaian Kinerja yang telah ada terutama dari segi komunikasi antara karyawan serta keadilan dalam proses penilaian sehingga tetap baik dan sesuai dengan yang diharapkan. Manajemen juga diharapkan tetap dapat mempertahankan Kepuasan Kerja dan Motivasi Kerja karyawan yang sudah baik dengan lebih memperhatikan faktor non finansial seperti pengembangan karir (kesempatan promosi/naik jabatan) sesuai dengan kebijakan-kebijakan yang ada dalam perusahaan sehingga dapat membuat karyawan semakin puas dan termotivasi untuk bekerja lebih baik lagi.