Tugas Akhir
Penerapan batik tulis pada bahan denim sebagai busana pesta / Intan Kurniawati
Abstrak
Kata Kunci Batik Tulis Denim Busana Pesta Sejak abad ke-16 denim mulai dikenal oleh masyarakat terutama di Eropa. Kata denim diambil dari nama sejenis kain yang sangat kuat bernama serge yang dibuat di Nimes Perancis sehingga disebut dengan serge de Nimes. Banyak yang beranggapan bahwa denim tidak boleh digunakan untuk menghadiri acara formal mungkin hal ini karena asal mula pelopor pemakai jeans adalah pekerja rendahan untuk pekerjaan kasar di lapangan menjadikan busana dari bahan denim tidak digunakan sebagai busana yang dipakai untuk kegiatan formal. Hal inilah yang mendorong penulis sebagai seorang desainer untuk mengubah image tersebut dimana denim yang biasanya digunakan untuk busana casual atau sehari-hari bisa digunakan diacara pesta. Busana pesta adalah busana yang dipergunakan untuk menghadiri acara atau jamuan pesta formal semi formal atau non formal. Salah satu cara untuk memperindah berbusana yaitu dengan menambah suatu hiasan. Motif batik merupakan salah satu seni hias yang dapat diterapkan pada busana pesta berbahan denim. Seni batik merupakan salah satu seni yang sudah menjadi budaya Indonesia khususnya di Pulau Jawa. Masyarakat ini mulai menyadari bahwa batik merupakan jati diri dan identitas bangsa Indonesia. Sebagai langkah mempertahankan ekstensi batik dengan kreasi baru penulis ingin membuat suatu inovasi antara batik dengan wajah ketimuran dan denim sebagai bentuk modernitas dan dunia kebaratan sehingga akan tercipta karya fashion yang akan menyatukan kedua perbedaan tersebut dalam suatu paduan yang harmonis dan dinamis. Tujuan penulisan laporan ini adalah ingin menjelaskan tentang penerapan batik tulis serta menjelaskan tentang pembuatan busana pesta berbahan. Manfaat yang diharapkan dari penulisan tugas akhir ini adalah memberikan wawasan tentang penerapan batik tulis pada bahan denim sebagai busana pesta. Proses pembuatan busana pesta ini terdiri dari beberapa proses diantaranya proses pembuatan desain proses penerapan batik cutting/ memotong sewing/ menjahit dan finnishing/ penyelesaian akhir. Biaya yang dikeluarkan untuk pembuatan busana pesta dari bahan denim sebesar Rp. 232.775 00 Hasil yang diperoleh dari pembuatan busana pesta pada bahan denim ini berupa busana pesta malam yang mempunyai dua potongan (two piece) dan terdiri dari gaun berbentuk A-Line dan dipadukan dengan hotpants. Gaun ini dibuat dengan mengunakan garis leher halter neck tanpa lengan terdapat motif batik pada bagian dada punggung dan bawah. Bahan yang digunakan untuk membuat busana pesta wanita ini terdiri dari 2 jenis kain yaitu menggunakan kain denim dan kain taffeta. Saran yang dapat diberikan adalah pilih bahan denim yang terbuat dari katun dan tidak menggandung karet agar warna yang dihasilkan dapat lebih sempurna dan merata perlu adanya takaran zat warna yang tepat sebelum melakukan proses pewarnaan dan motif batik lebih ditonjolkan agar masyarakat mudah memahami dari mana motif batik itu berasal