UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Perbandingan hasil belajar siswa yang di ajar menggunakan metode TPS (Think Pair Share) dengan metode konvensional pada mata pelajaran IPA (Ekonomi) kelas VII di SMP Negeri 7 Malang / Dewi Anggraini Puspita Ningtyas

Ningtyas, Dewi Anggraini Puspita - Nama Orang;

Abstrak
Kata Kunci metode pembelajaran kooperatif (Think Pair Share) metode konvensional hasil belajar siswa Upaya meningkatkan kualitas pendidikan secara terus-menerus dilaksanakan baik secara konvensional maupun inovatif. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya penyempurnaan dalam sistem pendidikan salah satunya yaitu penyempurnaan kurikulum. Pada saat ini pemerintah sedang memberlakukan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Dalam pelaksanaan pembelajaran menurut KTSP guru dituntut untuk menciptakan suasana belajar yang mampu mengaktifkan siswa dalam proses pembelajaran. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang lebih menitik beratkan pada peran aktif siswa dalam proses pembelajaran dapat menjadi jalan untuk melaksanakan interaksi edukatif yang lebih menyenangkan bagi siswa dengan menekankan peran aktif siswa dalam proses pembelajaran yaitu dengan mengajak siswa membangun pengetahuannya sehingga siswa dapat termotivasi dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Mengacu pada metode pembelajaran yang menyenangkan dan mampu mengaktifkan siswa maka metode pembelajaran yang efektif untuk mengimplementasikan KTSP salah satunya adalah pembelajaran kooperatif melalui model TPS ( Think Pair Share). Dengan menerapkan model pembelajaran ini diharapkan pembelajaran yang dilakukan lebih bermanfaat bagi siswa. Sehingga dengan ini pembelajaran dapat lebih efektif efisien dan mampu meningkatkan kreativitas serta mampu memecahkan masalah-masalah yang dihadapi oleh siswa. Pemilihan model pembelajaran sangat menentukan kualitas dalam proses pembelajaran. Kualitas pembelajaran selalu terkait dengan strategi pengorganisasian yang tepat dan selanjutnya disampaikan kepada siswa strategi yang tepat pula (Dimyati 1994). Kenyataannya selama ini kebanyakan dalam pelaksanaan pengajaran di sekolah hanya diberikan secara teori dan tidak menggunakan model pembelajaran yang menarik. Selain itu pembelajaran yang selama ini dilaksanakan adalah pembelajaran yang berorientasi pada target penguasaan materi saja. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 7 Malang yang bertujuan (1) Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang mengunakan metode TPS (Think Pair Share) dengan metode konvensional pada mata pelajaran IPS (ekonomi) kelas VII di SMP Negeri 7 malang. (2) Untuk mengatahui apakah hasil belajar siswa kelas eksperimen (TPS) lebih unggul dari kelas kontrol (konvensional). Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (Quasy Eksperimental Design). Subjek dalam penelitian ini ada dua kelas yaitu VII-A sebagai kelas kontrol dengan menggunakan metode pembelajaran Think Pair Share (TPS) sebanyak 43 siswa dan kelas VII-B sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan metode konvensional sebanyak 43 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan observasi partisipasif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji-t (t-test) Independent Sample Test dengan taraf signifikansi 5%. Sebelum data dianalisis dilakukan uji prasyarat analisis homogenitas dan normalitas. Uji-t digunakan untuk menguji beda rata-rata dan hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan hasil belajar siawa yang di ajar menggunakan metode TPS (think pair share) dengan metode konvensional pada mata pelajaran IPS (ekonomi) siswa kelas VII di SMP Negeri 7 Malang. Dimana rata- rata hasil belajar siswa kelas eksperimen yang telah diajar dengan metode TPS (think pair share) lebih tinggi daripada kelas kontrol yang telah diajar dengan metode konvensional yaitu 81 62 pada kelas eksperimen dan 77 1 pada kelas kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang menggunakan metode TPS (think pair share) lebih baik daripada menggunakan metode konvensional. Berdasarkan pada penelitian yang telah dilaksanakan maka terdapat saran yaitu dengan memperhatikan dari hasil temuan dalam penelitian ini diharapkan metode pembelajaran TPS (think pair share) dapat diterapkan pada mata pelajaran yang dipilih secara selektif terutama pada mata pelajaran (IPS) ekonomi dan khususnya pada pokok bahasan perusahaan dan badan usaha agar hasil belajar siswa semakin meningkat. Karena metode pembelajaran TPS (think pair share) tidak dapat sepenuhnya diterapkan pada semua mata pelajaran maka guru dalam mengajar harus lebih cermat lagi dalam memilih metode- metode pembelajaran yang tepat dan bervariasi sesuai dengan pokok bahasan yang akan diajarkan agar hasil belajar siswa bisa maksimal. Terbukti dari hasil penelitian ini dengan metode yang tepat dan bervariasi yaitu TPS (think pair share) dapat meningkatkan hasil belajar siswa.


Informasi Detail
DDC
Rs 330.076 NIN p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Ekonomi, 2010.
Deskripsi Fisik
xi, 178 lembar : il., tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
03145/KI/10
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2010
Subjek
1. EKONOMI - PRESTASI BELAJAR
2. EKONOMI - MODEL PEMBELAJARAN

Pembimbing
1. SAPIR ; 2. HADI SUMARSONO
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik