Skripsi
Pengaruh kinerja keuangan terhadap return saham pada perusahaan perbankan yang listing di BEI periode tahun 2007-2009 / Bagoes Galih Satria
Abstrak
Kata kunci Kinerja keuangan return saham Pada dasarnya investasi adalah membeli suatu aset yang diharapkan di masa datang dapat dijual kembali dengan nilai yang lebih tinggi. Melihat risiko yang ada maka untuk pengambilan keputusan ekonomi para investor membutuhkan informasi yang dapat dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan ekonomi untuk memprediksi kemungkinan pendapatan atau return yang akan diterima di masa yang akan datang. Analisis kinerja perusahaan dapat diamati melalui analisis terhadap rasio keuangan. Rasio yang akan digunakan dalam penelitian ini kinerja keuangan perbankan LDR (Loan to Deposit Ratio) ROA (Return on Asset) ROE (Return on Equity) NPM (Net Profit Margin) dan CAR (Capital Adequacy Ratio) sedangkan tingkat return saham diindikasikan dengan capital gain. Dalam hal ini peneliti ingin memperoleh gambaran tentang pengaruh kinerja keuangan perbankan (LDR ROA ROE NPM dan CAR) terhadap return saham pada perusahaan perbankan yang listing di BEI periode tahun 2007-2009. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan dari perusahaan perbankan yang listing di BEI. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah regresi berganda uji asumsi klasik dan uji hipotesis dengan dukungan program SPSS 16.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan perbankan secara parsial tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap return saham. Kinerja keuangan perbankan yang meliputi LDR ROA ROE NPM dan CAR secara simultan tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap return saham. Hal ini ditunjukkan signifikansi 0 767 lebih besar dari 0 05. Sedangkan variabel LDR mempunyai pengaruh dominan terhadap return saham pada perusahaan perbankan. Berdasarkan pada hasil penelitian yang dilakukan maka saran yang dapat diajukan oleh peneliti adalah sebagai berikut (1) Bagi investor dalam melakukan investasi agar mendapat return saham yang lebih optimal sebaiknya memperhatikan faktor kinerja keuangan perusahaan (2) Bagi emiten berusaha meningkatkan kinerja keuangan perusahaan seoptimal mungkin agar kinerja keuangan bisa dijadikan acuan untuk penilaian investasi (3) Bagi kalangan akademis hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai tambahan referensi tentang analisis return saham melalui pendekatan rasio keuangan (4) Bagi peneliti selanjutnya sebaiknya mengembangkan variabel kinerja keuangan terhadap return saham dengan menambah rasio lain yang tidak termasuk dalam model penelitian ini serta mengembangkan pada perusahaan lain dan pada periode yang lebih panjang sehingga mendapat hasil yang lebih akurat.