UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Coping stress istri pertama dalam pernikahan poligami / Yesi Sevien Marita

Marita, Yesi Sevien - Nama Orang;

Abstrak
Kata Kunci coping stress istri pertama pernikahan poligami Poligami di indonesia akhir-akhir ini membuat kaum wanita semakin khawatir. Belum lagi pemberitaan mengenai masyarakat penganut poligami mulai dari selebritis pejabat pemerintah hingga pemuka agama. Hal ini menyebabkan kasus poligami semakin banyak bermunculan. Bird dan Melville (1994) juga mempertegasnya dengan mengatakan bahwa wanita lebih memiliki kecenderungan dibanding pria untuk mengalami stres akibat permasalahan pada pernikahan atau pengasuhan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model penelitian basic and generic study yakni bertujuan untuk mendapatkan pemahaman dan makna kedudukan peneliti sebagai pengumpul data utama dan instrumen analisis menggunakan catatan lapangan menggunakan analisis induktif dan menghasilkan temuan deskripif yang sangat jelas. Pengambilan sampel penelitian menggunakan metode snowball sampling. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah tiga orang dengan kriteria 1.) Berstatus istri pertama dalam pernikahan poligami 2.) Menyadari atau mengetahui bahwa suaminya memiliki istri selain dirinya dan menimbulkan stres atau tekanan bagi partisipan3.) Telah menjalani kehidupan berpoligami minimal satu tahun. Alat pengumpul data yang digunakan adalah wawancara mendalam dan observasi. Keseluruhan data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan disusun menjadi kesimpulan penelitian. Hasil temuan penelitian ini mendapatkan jenis coping stress yang dilakukan oleh partisipan bertahap yakni pada awal suaminya akan menikah lagi partisipan cenderung melakukan problem focused coping sedangkan setelah pernikahan poligami partisipan cenderung melakukan jenis emotion focused coping. Dari ketiga partisipan penelitian coping stress sangat dipengaruhi oleh faktor keyakinan dari para partisipan itu sendiri yakni ajaran-ajaran agama islam yang memperbolehkan poligami. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan (1) Kepada penelitian selanjutnya untuk melakukan penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif agar dapat memperoleh data yang lebih kaya mengenai topik penelitian (2) Untuk hal yang sensitif seperti ini peneliti menyarankan agar pembinaan rapport tidak hanya dengan partisipan saja tetapi juga dengan keluarga agar wawancara dapat berjalan lancar (3) sebagai saran praktis penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai gambaran coping stress istri pertama pada pernikahan poligami agar bagi pelaku poligami dapat lebih serius dalam mengatasi stres yang mungkin terjadi.


Informasi Detail
DDC
Rs 155.9042 MAR c
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Psikologi, 2010.
Deskripsi Fisik
viii, 140 lembar : il., tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
03250/KI/10
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2010
Subjek
1. COPING
2. STRES
3. POLIGAMI

Pembimbing
1. FATTAH HIDAYAT ; 2. NINIK SETYOWATI
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik