Skripsi
Pengaruh indeks Dow Jones industrial average (DJIA), indeks Hang Seng (HSI) dan kurs rupiah terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG) / Novita Yuriantini
Abstrak
Kata Kunci Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) Indeks Hang Seng (HSI) Kurs Rupiah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Perubahan nilai kurs sangat berhubungan dengan iklim pasar modal karena berpengaruh terhadap harga indeks saham. Terdapat dua pendekatan untuk menganalisis hubungan variabel indeks harga saham dan kurs. Pendekatan yang pertama adalah pendekatan tradisional yang menyatakan bahwa pergerakan kurs akan mempengaruhi daya saing internasional dan neraca pembayaran. Pengaruh ini pada akhirnya akan berimbas pada aliran kas perusahaan dan harga saham. Kedua adalah pendekatan portofolio menyatakan bahwa pasar modallah yang mempengaruhi kurs melalui permintaan akan uang. Pendekatan ini menekankan adanya hubungan positif antara harga saham dan kurs bahwa fluktuasi harga sahamlah yang mempengaruhi fluktuasi kurs. Harga saham yang turun akan membuat permintaan uang turun yang pada akhirnya menyebabkan suku bunga juga turun. Mata uang yang suku bunganya turun selanjutnya akan mengalami depresiasi (pelemahan nilai tukar). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) indeks Hang Seng (HSI) kurs rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada tanggal 3 Mei sampai dengan 18 Juni tahun 2010 serta untuk menguji pengaruh langsung indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pengaruh secara tidak langsung indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melalui kurs rupiah indeks Hang Seng (HSI) pengaruh secara langsung indeks Hang Seng (HSI) terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan pengaruh secara tidak langsung indeks Hang Seng (HSI) terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melalui kurs rupiah. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis jalur (path analysis). Analisis jalur digunakan untuk menganalisis pola hubungan antarvariabel dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh langsung maupun tidak langsung seperangkat variabel bebas (X) terhadap veriabel terikat (Y). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Indeks Dow Jones Industrial Average (X1) Indeks Hang Seng (X2) dan kurs rupiah (X3) sebagai variabel bebas terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (Y) sebagai variabel terikat baik pengaruh secara langsung maupun tidak langsung. Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif kausalitas. Penelitian asosiatif kausalitas merupakan suatu penelitian yang bertujuan untuk menghubungkan dua variabel penelitian atau lebih dan hubungan antar variabelnya bersifat sebab akibat. Populasi dalam penelitian ini adalah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan sampel yang diambil adalah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pada tanggal 3 Mei sampai dengan 18 Juni tahun 2010. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh secara tidak langsung antara DJIA terhadap IHSG melalui kurs rupiah (2) terdapat pengaruh langsung antara indeks DJIA terhadap IHSG (3) terdapat pengaruh langsung antara indeks DJIA terhadap kurs rupiah (4) terdapat pengaruh langsung antara kurs rupiah terhadap IHSG (5) terdapat pengaruh secara tidak langsung antara indeks Hang Seng terhadap IHSG melalui kurs rupiah (6) terdapat pengaruh langsung antara indeks Hang Seng terhadap IHSG dan (7) terdapat pengaruh langsung antara indeks Hang Seng terhadap kurs rupiah. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa indeks DJIA dan indeks HSI dapat mempengaruhi IHSG baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kurs rupiah. Pengaruh tidak langsung indeks DJIA terhadap IHSG melalui kurs rupiah adalah sebesar 0 093 sedangkan pengaruh tidak langsung indeks HSI terhadap IHSG melalui kurs rupiah adalah sebesar 0 076. Berdasarkan hasil yang diperoleh dalam penelitian ini maka disarankan agar dalam penelitian lebih lanjut dapat menambah jumlah waktu atau periode pengamatan dari sampel penelitian. Hal ini karena jumlah waktu penelitian dirasa kurang untuk melihat adanya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Selain itu juga disarankan untuk menambah variabel bebas selain indeks DJIA indeks Hang Seng dan kurs rupiah yang termasuk dalam faktor yang dapat mempengaruhi IHSG. Misalnya faktor ekonomi makro domestik seperti tingkat suku bunga atau inflasi serta faktor perekonomian global seperti indeks selain indeks DJIA dan indeks Hang Seng atau aksi jual beli-asing.