UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Evaluasi kerusakan tanah akibat pendulangan intan di Kelurahan Sungai Tiung Kecamatan Cempaka kota Banjarbaru Kalimantan Selatan / Misna Marliana

Marliana, Misna - Nama Orang;

Abstrak
Kata-kata kunci kerusakan tanah pendulangan intan Tanah merupakan lapisan permukaan bumi yang berfungsi sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya perakaran penopang tegak tumbuhnya tanaman dan menyuplai kebutuhan air dan udara serta sebagai penyedia unsur hara bagi tanaman. Aktivitas kegiatan manusia berupa pendulangan intan di Kelurahan Sungai Tiung Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan dalam tahap pelaksanaannya akan berdampak negatif terhadap tanah yang dapat menimbulkan kerusakan tanah berupa penurunan nilai potensial biologis dari tanah hilangnya lapisan tanah yang subur dan limbah (tailing) yang akan berpengaruh pada reaksi tanah dan komposisi tanah. Untuk menganalisis masalah tersebut maka tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui karakteristik tanah di Kelurahan Sungai Tiung Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan (2) Untuk mengevaluasi kondisi tanah akibat pendulangan intan berdasarkan kriteria baku kerusakan tanah di lahan kering Peraturan Pemerintah Nomor 150 Tahun 2000. Penelitian ini berbentuk deskriptif dan dirancang dengan menggunakan metode survey. Subjek penelitian ini adalah tanah di areal pendulangan intan yang ada di Kelurahan Sungai Tiung Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan menggunakan metode matching dengan cara membandingkan sifat fisik tanah yang telah diamati dan diuji laboratorium dengan setiap parameter yang ada dalam kriteria baku kerusakan tanah di lahan kering menurut Peraturan Pemerintah Nomor 150 Tahun 2000. Hasil penelitian terhadap kerusakan tanah berdasarkan pengamatan dan hasil uji laboratorium menunjukan bahwa untuk karakteristik tanah jika dimanfaatkan untuk pertanian tanah akan menghadapi kendala karakteristik tanah yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman terutama tanaman pangan bila tidak dikelola dengan baik. Kondisi tanah pendulangan melampaui ambang kritis yang ditentukan dalam kriteria baku kerusakan tanah di lahan kering menurut Peraturan Pemerintah Nomor 150 Tahun 2000. Tanah berada dalam status rusak. Upaya untuk mengurangi dan menghentikan meluasnya kerusakan tanah serta memulihkan kondisi tanah dapat dilakukan oleh instansi yang bertanggung jawab di bidang pengendalian dampak lingkungan atau pengelolaan lingkungan hidup daerah serta bersama masyarakat dapat melakukan pengelolaan yang benar dalam menerapkan usaha pencegahan terhadap kerusakan tanah.


Informasi Detail
DDC
Rs 551.302 MAR e
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Geografi, 2010.
Deskripsi Fisik
viii, 109 + [5] lembar : il., tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
03358/KI/10
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2010
Subjek
1. TANAH - KESUSAHAN, EVALUASI
2. PENDULANGAN INTAN

Pembimbing
1. DWIYONO HARI UTOMO ; 2. JUARTI
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik