Tugas Akhir
Rancang bangun pertanahan saluran udara tegangan rendah pada gardu trafo tiang 20 KV / Irwan Apriyanto
Abstrak
Kata kunci ohm elektroda triangle tahanan pentanahan. Penyaluran tenaga listrik di Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang akan membangun Gardu Trafo Tiang 20 kV yang rencananya sebagai Laboratorium Sistem Tenaga Listrik dan sebagai penyuplai listrik pada gedung G2 sampai G6. Mengantisipasi ketidakstabilan dan kontinyuitas tenaga listrik pada Gardu Trafo Tiang (GTT) salah satunya dilakukan dengan cara sistem pentanahan saluran udara tegangan rendah. Pengetanahan ini meliputi pentanahan peralatan yang pada kerja normal tidak dilalui arus. Bilamana terjadi hubung singkat suatu penghantar dengan suatu peralatan maka akan terjadi beda potensial (tegangan) dan bila seseorang berdiri ditanah dan memegang peralatan yang bertegangan maka akan ada arus yang mengalir melalui tubuh orang tersebut yang dapat membahayakan oleh karena itu rancang bangun tentang besarnya nilai tahanan pentanahan itu diarahkan kepada usaha pemenuhan tahanan pentanahan sekecil mungkin yaitu 61603 5 ohm (PUIL 2000 pasal 3.13.2.10). Sistem pentanahan yang digunakan adalah metode batang dan pita dalam mencari nilai tahanan pentanahan tersebut. Metode yang digunakan dalam pembuatan tugas akhir ini adalah (1) pengambilan data dilapangan dengan cara melakukan pengukuran tahanan jenis tanah menggunakan alat ukur earth tester sebagai dasar penentuan ukuran elektroda yang akan digunakan (2) melakukan perhitungan dan mengolah data untuk mencari nilai tahanan pentanahan untuk elektroda batang tembaga dan pita (3) pemasangan elektroda untuk mendapatkan nilai pengukuran tahanan pentanahan (4) Analisa hasil pengambilan data untuk disesuaikan dengan perencanaan (5) Evaluasi dan pembuatan laporan untuk hasil analisa sesuai dengan perencanaan. Hasil percobaan menunjukan nilai pengukuran dan perhitungan tahanan pentanahan untuk pemasangan elektroda batang tembaga tunggal dan pita masing-masing sebesar 7 2 dan 5 6 ohm sedangkan perhitungan 9 8 dan 9 9 ohm ini tidak memenuhi standart pengamanan 61603 5 ohm yang sesuai dengan standart PUIL 2000. Oleh karena itu dilakukan pemasangan konfigurasi triangle yang menggunakan 3 elektroda batang tembaga dihubungkan secara paralel menggunakan kabel BC yang nilai tahanan pentanahannya mencapai 3 2 ohm.