Skripsi
Pengembangan awal modul pembelajaran kimia SMK kelas X semester 1 pada pokok bahasan ikatan kimia model learning cycle 5-E / Nurul Hidayati
Abstrak
Kata kunci modul Learning Cycle 5-E Ikatan Kimia Kualitas hasil belajar dapat ditingkatkan dengan menggunakan bahan ajar yang tepat. Salah satu bahan ajar yang dapat dipakai adalah modul sehingga perlu dilakukan pengembangan modul. Paradigma pembelajaran yang digunakan dalam modul adalah konstruktivistik dengan menggunakan model Learning Cycle 5-E. Fase-fase dalam model Learning Cycle 5-E yaitu engagement exploration explanation elaboration dan evaluation. Materi yang dikembangkan dalam pengembangan modul adalah Ikatan Kimia dengan menggunakan model Learning Cycle 5-E karena materi pelajaran tersebut erat hubungannya dengan kehidupan sehari-hari dan bersifat abstrak sehingga dirasa cukup sulit untuk dipelajari siswa. Modul Ikatan Kimia dilengkapi dengan RPP untuk membantu guru dalam menggunakan modul dalam proses pembelajaran selain itu soal-soal uji kompetensi yang digunakan memenuhi kriteria valid karena sudah diujicobakan ke lapangan. Tujuan dari penelitian pengembangan adalah 1) untuk menghasilkan modul dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Ikatan Kimia dengan model Learning Cycle 5-E Sekolah Menengah Kejuruan dan 2) untuk mengetahui kesesuaian modul dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Ikatan Kimia dengan model Learning Cycle 5-E dan kelayakannya untuk digunakan sebagai salah satu bahan ajar kimia untuk Sekolah Menengah Kejuruan. Strategi pengembangan modul yang digunakan adalah strategi pengembangan Borg dan Gall. Dalam strategi Borg dan Gall terdapat sepuluh langkah pengembangan namun karena keterbatasan waktu dan biaya untuk penelitian dan pengembangan modul Ikatan Kimia dibatasi sampai langkah ketiga. Ketiga langkah pengembangan modul tersebut yaitu (1) Penelitian dan pengumpulan data (2) Perencanaan pengembangan produk dan (3) Pengembangan produk awal. Desain validasi pada pada pengembangan modul ini hanya sampai pada validasi isi saja. Validator terdiri dari 1 dosen kimia dan 2 guru kimia SMK. Tempat penelitian adalah SMK Negeri 2 Malang instrument pengumpulan data berupa angket dan teknik analisis data menggunakan analisis nilai persentase rata-rata. Hasil penelitian diperoleh 1) Susunan modul hasil pengembangan terdiri dari beberapa komponen yaitu cover kata pengantar petunjuk penggunaan modul daftar isi daftar tabel daftar gambar kompetensi dasar indikator hasil belajar materi gambar tabel kegiatan belajar siswa rangkuman daftar pustaka uji kompetensi umpan balik dan kunci jawaban. Susunan RPP terdiri dari identitas mata pelajaran standar kompetensi kompetensi dasar indikator hasil belajar tujuan pembelajaran materi ajar alokasi waktu uraian materi metode pembelajaran kegiatan pembelajaran yang meliputi kegiatan awal kegiatan inti dan kegiatan akhir sumber belajar serta lembar penilaian. 2) Data hasil validasi ii untuk modul menunjukkan bahwa bentuk modul yang dikembangkan sesuai dengan model Learning Cycle 5-E dengan nilai persentase rata-rata untuk penilaian tiap fase-fase dalam Learning Cycle 5-E sebesar 90% keseluruhan dari modul menunjukkan nilai persentase rata-rata sebesar 88 40%. RPP sesuai dengan model Learning Cycle 5-E dengan nilai persentase rata-rata untuk penilaian tiap fase-fase dalam Learning Cycle 5-E sebesar 90% keseluruhan dari RPP menunjukkan nilai persentase rata-rata sebesar 87 22%. Modul dan RPP yang dikembangkan telah sesuai dan layak digunakan sebagai alternatif bahan ajar untuk SMK.