Skripsi
Penerapan pembelajaran matematika berbantuan media logika aktif untuk meningkatkan kemampuan berpikir matematis siswa kelas V SD Negeri Tulungrejo 2 Wates Blitar / Eva Wahyu Puspita Wulandari
Abstrak
Kata kunci Pembelajaran Matematika Media Logika Aktif Meningkatkan Kemampuan Berpikir Matematis Siswa kelas V SD Negeri Tulungrejo 2 masih mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita matematika tentang penjumlahan dan pengurangan pecahan. Hal ini diakibatkan siswa tidak terbiasa dalam menyelesaikan soal cerita. Pembelajaran soal cerita akan melatih siswa untuk menyelesaikan masalah secara sistematis dan menghargai pentingnya matematika dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu pembelajaran yang dapat digunakan untuk membelajarkan siswa dalam menyelesaikan soal cerita adalah pembelajaran matematika berbantuan media Logika Aktif. Media Logika Aktif ini berisi soal-soal serta langkah penyelesaiannya yang dapat membantu siswa untuk berpikir matematis dalam menyelesaikannya. Karena itu dalam penelitian ini akan dikaji pembelajaran matematika berbantuan media Logika Aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran matematika berbantuan media Logika Aktif materi penjumlahan dan pengurangan pecahan pada siswa kelas V SD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SD Negeri Tulungrejo 2 dan subyek penelitiannya adalah siswa kelas V semester genap tahun ajaran 2009/2010. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2010 dalam 2 tahap yaitu (1) tahap pra tindakan dan (2) tahap tindakan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika berbantuan media Logika Aktif ini dapat meningkatkan kemampuan berpikir matematis siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika materi penjumlahan dan pengurangan pecahan. Kriteria keberhasilan penelitian ada dua keberhasilan proses dan keberhasilan hasil. Keberhasilan proses dinilai saat proses pembelajaran melalui lembar observasi yang menunjukkan hasil baik . Kriteria keberhasilan hasil berdasarkan hasil tes akhir siswa menunjukkan 86% siswa di kelas memenuhi Standar Kelulusan Minimum (SKM). Adapun langkah-langkah pembelajaran matematika berbantuan media Logika Aktif adalah sebagai berikut (1) pembelajaran dengan ekspositori (2) tes awal (3) pembentukan kelompok (4) pengenalan media logika aktif (5) pelaksanaan aktivitas (6) penilaian kerja siswa dan perekapan nilai (7) tes akhir.