Skripsi
Kepuasan kerja karyawan sebagai pemediasi pengaruh gaya kepimpinan situasional terhadap komitmen organisasi terhadap komitmen organisasi (Studi pada karyawan tetap PT. Adiputro Wirasejati Malang) / Effendi Tri Krisdianto
Abstrak
Kata Kunci Gaya Kepemimpinan Situasional kepuasan kerja karyawan komitmen organisasi. Keberhasilan dalam suatu organisasi ditentukan oleh gaya kepemimpinan dan peranan dari karyawan. Agar karyawan dapat bekerja dengan baik dan mencapai prestasi kerja yang diharapkan maka peranan pemimpin dalam memimpin dan memotivasi bawahannya sangat menentukan karena karyawan merupakan aset perusahaan yang dinamis dan selalu berkembang. Dalam arti yang luas kepemimpinan dapat dipergunakan setiap orang dan tidak hanya terbatas berlaku dalam suatu organisasi atau kantor tertentu meleinkan kepemimpinan bisa terjadi di mana saja asalkan seseorang menunjukkan kemampuannya dalam mempengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan tertentu. Penelitian ini dilakukan di PT. Adi Putro Wirasejati Malang pada bulan Mei sampai dengan Juli 2010. Subjek dalam penelitian ini adalah Karyawan tetap PT.Adi Putro Wirasejati. Karyawan PT.Adi Putro Wirasejati Malang yang berjumlah 214 orang. Sedangkan sampelnya diambil sebanyak 67 dan teknik pengambilan sampel menggunakan propotional random sampling. Analisis data yang dipakai adalah analisis jalur (path analysis) yang merupakan suatu bentuk terapan dari analisis regresi berganda (multiple regression analysis). Dalam penelitian ini mempunyai variabel bebas yaitu gaya kepemimpinan situasional (X) variabel intervening yaitu kepuasan kerja karyawan (Z) dan variabel terikat yaitu komitmen organisasi (Y). Data yang diperoleh dengan menggunakan beberapa cara antara lain angket atau kuesioner wawancara atau interview dan observasi. Instrumen penelitian ini menggunakan item-item dari penelitian terdahulu yang telah teruji sehingga uji coba kuesioner untuk menguji instrumen tidak perlu dilakukan. Sedangkan untuk uji validitas dan reliabilitas tetap dilakukan untuk menguji validitas dan reliabilitas data yang diperoleh. Berdasarkan teknik analisis statistik deskriptif diketahui bahwa sebanyak 54 orang Karyawan PT.Adi Putro Wirasejati Malang setuju bahwa gaya kepemimpinan situasional yang diterapkan di perusahaan cukup baik sebanyak 61 orang Karyawan PT.Adi Putro Wirasejati Malang setuju bahwa mereka memiliki kepuasan kerja yang tinggi Sementara sekitar 59 orang yang lain mempunyai komitmen organisasi yang tinggi. Sedangkan berdasarkan teknik analisis inferensial atau analisis regresi berganda dengan menggunakan taraf kesalahan 5% dapat diketahui variabel gaya kemimpinan (X) mempunyai nilai sig t signifikansi 945 (0 000 0 05) sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel gaya kepemimpinan (X) berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja (Z) secara langsung. Variabel kepuasan kerja karyawan (Z) mempunyai nilai sig t signifikansi 945 (0 000 0 05) sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel kepuasan kerja (Z) berpengaruh secara signifikan terhadap komitmen organisasi (Y) secara langsung. Variabel gaya kepemimpinan situasional (X) mempunyai nilai sig t signifikansi 945 (0 001 0 05) sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel gaya kepemimpinan situasional (X) berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi kerja (Y) secara langsung. Adapun saran yang dapat diberikan peneliti adalah dengan meningkatkan komitmen organisasi hendaknya perusahaan lebih memperkuat keterikatan karyawan terhadap perusahaan karena kemungkinan tingkat komitmen organisasi karyawan tersebut dikarenakan mereka adalah karyawan tetap. Secara umum hal ini menjadi generalisasi bahwa karyawan yang berada pada posisi aman adalah mereka yang mempunyai tingkat komitmen tinggi.