Skripsi
Analisis perbedaan persepsi konsumen tentang strategi promosi penualan, strategi harga dan strategi promosi penjualan, strategi harga dan strategi layanan purna jual, antara dealer sepeda motor Honda, Yamaha, dan Suzuki di Perumahan Blitar Panorama Megah Kelurahan Gedog
Abstrak
Kata Kunci Strategi Promosi Penjualan Strategi Harga Strategi Layanan Purna Jual. Dalam kondisi perekonomian dan perdagangan yang semakin global dan transparan setiap perusahaan akan dihadapkan pada kancah persaingan yang semakin tajam menjadikan tiga merk sepeda motor asal Jepang yaitu Honda Yamaha dan Suzuki semakin diminati masyarakat Indonesia terutama di kota Blitar. Dengan melihat perbedaan strategi yang pastinya setiap dealer turut serta di dalam memberikan keunggulan untuk memasarkan produknya. Perusahaan yang berorientasi kepada konsumen akan selalu memberikan kualitas produk dan layanan semaksimal mungkin yang pada akhirnya mendatangkan kepuasan konsumen dan kesetiaan. Oleh karena itu pemasar perlu mengetahui persepsi konsumen baik yang positif atau negatif guna menunjang keberhasilan tersebut. Penelitian ini mengambil sampel sebesar 74 responden dialokasikan secara proporsional menjadi Honda 32 pengguna Yamaha 24 pengguna dan Suzuki 18 pengguna dengan tingkat kesalahan 5%. Hipotesis ini adalah (1) Ada perbedaan persepsi konsumen secara signifikan tentang strategi promosi penjualan antara dealer Honda Yamaha dan Suzuki. (2) Ada perbedaan persepsi konsumen secara signifikan tentang strategi harga antara dealer Honda Yamaha dan Suzuki. Dan (3) Ada perbedaan persepsi konsumen secara signifikan tentang strategi layanan purna jual antara dealer Honda Yamaha dan Suzuki. Berdasarkan pengolahan data yang telah dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif dan uji beda t-test mengindikasikan (1) Ada perbedaan persepsi konsumen secara signifikan tentang strategi promosi penjualan antara dealer Honda Yamaha dan Suzuki dengan perbandingan mean 37.6250 35.5938 34.1667 dan nilai t tabel sebesar 81 196. Hasil mean tersebut menunjukkan Yamaha memiliki keunggulan yang relatif besar dibandingkan Honda dan Suzuki dalam melakukan strategi promosi penjualan berdasarkan indikator pameran dagang yaitu sebesar 71 9%. (2) Ada perbedaan persepsi konsumen secara signifikan tentang strategi harga antara dealer Honda Yamaha dan Suzuki dengan perbandingan mean 19.9063 19.7917 18.8333 dan nilai t tabel sebesar 74 557. Hasil mean tersebut menunjukkan Honda memiliki keunggulan yang relatif besar dibandingkan Yamaha dan Suzuki dalam melakukan strategi harga berdasarkan indikator potongan harga potongan harga (diskon) dan jangka waku kredit yaitu sebesar 65 6%. (3) Ada perbedaan persepsi konsumen secara signifikan tentang strategi layanan purna jual antara dealer 4 Honda Yamaha dan Suzuki dengan perbandingan mean 63.8333 61.5313 59.3889 dan nilai t tabel sebesar 83 462. Hasil mean tersebut menunjukkan Yamaha memiliki keunggulan yang relatif besar dibandingkan Honda dan Suzuki dalam melakukan strategi layanan purna jual berdasarkan indikator kesediaan memberikan saran tentang pemeliharaan produk dan terpercaya yaitu sebesar 66 7%. Dalam realisasinya dealer Honda memiliki keunggulan dibandingkan Yamaha dan Suzuki dalam melakukan strategi promosi penjualan berdasarkan indikator pameran dagang yaitu sebesar 71 9% sedangkan untuk dealer Yamaha memiliki keunggulan dibandingkan Honda dan Suzuki dalam melakukan strategi harga berdasarkan indikator potongan harga yaitu sebesar 70 9% dan strategi layanan purna jual berdasarkan indikator memberikan saran pemeliharaan produk dan terpercaya yaitu sebesar 66 7%. Besarnya perbedaan persepsi konsumen pada dealer Honda Yamaha dengan Suzuki adalah sebesar 0 000 berada dibawah level of significance yang digunakan ( 945 0 05) sehingga perbedaan persepsi konsumen diterima.