Skripsi
Pengaruh dana pihak ketiga dan penawaran kredit terhadap fungsi intermediasi keuangan perbankan (studi kasus pada bank yang listing di BEI tahun 2007-2009) / Dewi Rositasari
Abstrak
Kata Kunci Dana Pihak Ketiga Penawaran Kredit dan Intermediasi Penelitian ini dilatarbelakangi dengan pemikiran bahwa bank masih belum optimal melakukan fungsi intermediasi keuangannya. Jumlah dana masyarakat yang berhasil dikumpulkan oleh perbankan tidak seluruhnya dapat disalurkan ke bentuk kredit Oleh karena itu pihak bank mengelola dana tersebut untuk disalurkan sesuai dengan permintaan dari masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dana pihak ketiga (X1) dan penawaran kredit (X2) terhadap fungsi intermediasi keuangan perbankan (Y). Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yaitu metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu dan analisis data bersifat kuantitatif dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 18 bank dari 30 bank sebagai populasi penelitian. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi yang merupakan metode dengan cara mengumpulkan dokumendokumen yang berupa catatan-catatan grafik gambar dan lain sebagainya yang digunakan untuk memperoleh data yang berkaitan dengan gambaran umum perusahaan. Data tersebut meliputi laporan keuangan yang dipublikasikan oleh masing-masing bank dan data yang dipublikasikan oleh Bank Indonesia selama periode 2007-2009. Analisis data menggunakan uji asumsi klasik yaitu uji normalitas uji multikolinieritas uji heterokedastisitas dan uji autokorelasi serta menggunakan analisis regresi linier berganda dengan uji regresi secara parsial (uji t) dan uji regresi secara simultan (uji F). Pengolahan data yang dilakukan peneliti dibantu dengan program SPSS 17 For Windows. Hasil Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dana pihak ketiga secara parsial tidak berpengaruh terhadap intermediasi keuangan perbankan dengan tingkat signifikansi variabel dana pihak ketiga sebesar 0 291 0 05 sehingga Ha ditolak dan Ho diterima sedangkan penawaran kredit secara parsial berpengaruh terhadap intermediasi keuangan perbankan dengan tingkat signifikansi 0 039 0 05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Tetapi secara simultan kedua variabel tersebut yaitu dana pihak ketiga dan penawaran kredit berpengaruh terhadap intermediasi keuangan perbankan dengan tingkat signifikansi 0 012 0 05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan kesimpulan diatas penulis dapat mengimplikasikan bahwa untuk meningkatkan fungsi intermediasi keuangannya maka bank dapat menambah penawaran kredit meskipun harus mengubah struktur modal. Apabila penambahan kredit tidak diimbangi dengan kenaikan penawaran kredit yang dilakukan oleh pihak bank maka intermediasi keuangan perbankan tidak dapat berjalan dengan baik.