Skripsi
Implementasi pembelajaran kooperatif think pair share (TPS) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata diklat siklus akuntansi kelas X AK SMK PGRI 6 Malang / Nilasari Firda Kurnia
Abstrak
Kata kunci metode pembelajaran Think Pair Share(TPS) kemampuan berpikir kritis siswa Berdasarkan observasi awal dan wawancara dengan guru mata diklat dapat disimpulkan bahwa masalah yang teridentifikasi antara lain siswa kelas XAK cenderung menghafalkan konsep Akuntansi seperti apa yang tertuang dalam buku masih kurang aktif menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh guru tidak berani bertanya dan memberi tanggapan serta ketekunan sebagian siswa dalam menyelesaikan tugas masih rendah sehingga kemampuan siswa dalam hal menganalisis masih rendah siswa juga sulit bekerja sama dalam kelompok dan cenderung bersifat individualis. Masalah-masalah yang terjadi di kelas X Ak tersebut menunjukkan ciri-ciri rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa. Untuk mengatasi masalah tersebut maka diperlukan suatu metode pembelajaran yang dapat meningkatkan kemamuan berpikir kritis. Metode pembelajaran yang dapat diterapkan adalah salah satu pembelajaran kooperatif metode TPS. Berdasarkan tindakan pada siklus I dan siklus II diperoleh hasil bahwa jumlah siswa yang dapat memenuhi indikator keberhasilan tindakan kemampuan berpikir kritis tingkat pengetahuan meningkat dari 13 siswa menjadi 23 siswa tingkat pemahaman meningkat dari 17 siswa menjadi 24 siswa tingkat penerapan dari 12 siswa menjadi 26 siswa tingkat analisis dari 15 siswa menjadi 28 siswa. Sedangkan pada kemampuan komunikasi yang diperoleh pada siklus I dan siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan metode TPS pada siswa kelas X AK SMK PGRI 6 Malang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa yaitu pada tahap diskusi karena separuh jumlah siswa dari sejumlah 45 siswa kelas X AK dapat memenuhi indikator keberhasilan tindakan kemampuan berpikir kritis peningkatan ini terjadi dari siklus I ke II. Sedangkan hal yang disarankan adalah bahwa dalam menerapkan metode TPS guru harus lebih merata dan teliti dalam mengelola kelas supaya setiap siswa dalam kelompok dapat lebih aktif dalam melaksanakan proses pembelajaran. Siswa hendaknya bisa lebih aktif lagi dalam kegiatan pembelajaran peneliti harus dapat membagi waktu yang tepat dan mengeloa kelas dengan baik agar tahapan dalam penelitian dapat terlaksana dengan baik dan selesai tepat waktu dan sekolah hendaknya dapat memberikan dukungan terhadap penggunaan metode kooperatif khususnya model Think Pair Share (TPS) agar kemampuan berpikir kritis siswa dapat meningkat.