Skripsi
Peningkatan kemampuan menulis paragraf naratif melalui strategi peta pikiran (mind mapping) siswa kelas X SMA Kertanegara Malang / Dwi Fajarwati Febriani
Abstrak
Kata kunci Kemampuan menulis Paragraf naratif Strategi Peta pikiran Kemampuan menulis pada siswa SMA seharusnya sudah mencapai taraf sangat baik mengingat pembelajaran menulis dimulai sejak siswa duduk di tingkat Sekolah Dasar (SD). Kemampuan menulis merupakan kemampuan yang kompleks ekspresif dan produktif sehingga dalam pembelajaran kemampuan menulis siswa diharapkan mampu menghasilkan sebuah gagasan atau ide faktafakta dan ajakan dalam bentuk tulisan. Berdasarkan observasi awal melalui guru dan siswa SMA Kertanegara menunjukkan bahwa selama ini masih ada masalah yang dihadapi guru dalam pembelajaran menulis narasi. Dari permasalahan yang muncul tersebut ditemukan sebuah strategi untuk menyelesaikan masalah yaitu strategi peta pikiran (Mind Mapping). Guru yang mengajarkan mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas X belum pernah menggunakan strategi peta pikiran (Mind Mapping) dalam mengajar di SMA Kertanegara Malang. Permasalahan pembelajaran yang dihadapi oleh guru adalah hasil belajar yang kurang memuaskan. SMA Kertanegara Malang merupakan sekolah yang mempunyai siswa cenderung ramai dan sulit diatur saat proses belajar mengajar. SKM individual yang ditetapkan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia adalah 70 dari 14 siswa pada kelas X terdapat 6 siswa yang hasil belajarnya belum memenuhi SKM individual sebesar 70. Untuk mengatasi masalah tersebut maka diperlukan sebuah strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar. Strategi pembelajaran yang dapat diterapkan adalah strategi peta pikiran (Mind Mapping). Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 16 Desember 2009 sampai 25 Februari 2010. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tujuan untuk dapat meningkatkan hasil belajar siswa yang diperoleh dari tes akhir belajar. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X di SMA Kertanegara Malang yang terdiri dari 14 siswa. Adapun alasan pemilihan strategi ini ialah terdapat pemetaan ide secara sistematis yang dapat mempermudah siswa dalam membuat sebuah karangan narasi yang runtut dan sesuai dengan ejaan serta tanda baca. Selain itu strategi peta pikiran dapat membantu siswa mengurutkan serentetan peristiwa waktu dan tempat dalam sebuah karangan. Dengan penerapan strategi peta pikiran (Mind Mapping) pada siswa kelas X diharapkan dapat mengatasi permasalahan yang ada dan meningkatkan hasil belajar siswa. Adapun rumusan masalah pada penelitian ini dipaparkan sebagai berikut. (1) Apakah strategi peta pikiran (mind mapping) dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran menulis paragraf naratif yang meliputi aspek kesungguhan kemampuan bekerja sama dan keaktifan pada siswa kelas X SMA Kertanegara viii Malang dan (2) Apakah strategi peta pikiran (mind mapping) dapat meningkatkan hasil pembelajaran menulis paragraf naratif yang meliputi menemukan ide membuat kerangka karangan mengembangkan kerangka menjadi paragraf naratif dan mengembangkan paragraf menjadi karangan naratif yang utuh pada siswa kelas X SMA Kertanegara Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas yaitu merupakan suatu pendekatan untuk meningkatkan pendidikan dengan melakukan perubahan ke arah perbaikan terhadap hasil pendidikan dan pembelajaran. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi soal tes lembar observasi lembar wawancara dan angket. Untuk menjawab rumusan masalah peneliti melaksanakan tindakan penelitian. Dalam penelitian ini guru Bahasa Indonesia bertindak sebagai guru pengajar sedangkan peneliti bertindak sebagai observer. Dalam penelitian ini dilakukan observasi terhadap keaktifan keaktifan guru dan siswa tes pada tiap akhir siklus melaksanakan wawancara serta merefleksi hasil penelitian. Peneliti menggunakan data kualitatif yang diperoleh dari observasi awal wawancara dan angket. Selain itu peneliti juga menggunakan data kuantitatif yang diperoleh dari hasil tes siswa pada akhir tiap siklus. Peneliti melaksanakan penelitian pada siswa kelas X SMA Kertanegara Malang terfokus pada kompetensi dasar Menulis gagasan dengan pola urutan waktu dan tempat dalam bentuk paragraf naratif pada siklus I dan pada siklus II. Adapun teknik analisis yang digunakan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada penelitian ini yakni dengan cara membandingkan persentase ketuntasan belajar secara keseluruhan sebelum diberikan tindakan yang diperoleh dari nilai siswa sebelum diberi tindakan dengan ketuntasan belajar secara keseluruhan setelah diberikan tindakan pada siklus I maupun siklus II. Terdapat beberapa temuan penelitian diantaranya hasil belajar dapat meningkat siswa tidak lagi ramai saat proses belajar mengajar berlangsung dan siswa lebih semangat dalam membuat sebuah karagan narasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi peta pikiran (Mind Mapping) yang dilakukan dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia pada kompetensi dasar menulis gagasan dengan pola urutan waktu dan tempat dalam bentuk paragraf naratif siswa kelas X di SMA Kertanegara Malang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Dibuktikan dengan peningkatan hasil belajar sebesar 6 32 % dari sebelum dilakukan tindakan dengan setelah dilaksanakan tes akhir siklus I. Sedangkan hasil belajar siswa dari siklus I telah meningkat sebesar 11 13 % ke siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disarankan bahwa dalam menerapkan strategi peta pikiran (Mind Mapping) hendaknya disesuaikan dengan materi yang akan diajarkan oleh guru. Bagi peneliti selanjutnya disarankan agar tidak hanya menilai hasil belajar tapi juga menilai segala aktivitas atau keaktifan setiap siswa dalam melaksanakan langkah-langkah strategi ini.