Tugas Akhir
Peningkatan hasil belajar IPA melalui pendekatan inkuiri bagi siswa kelas III SDN Ardimulyo 01 Singosari Malang / Subiati
Abstrak
Kata kunci Pendekatan inkuiri hasil belajar IPA Berhasilnya tujuan pembelajaran ditentukanolehbanyak faktor salah satunya adalah faktor guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar. Yang secara langsung mempengaruhi dan membina siswa siswanya . Guru juga mempunyai strategi atau cara tertentu untuk meningkatkan minat dan motivasi siswa khususnya pelajaran IPA ssehingga prestasi belajar siswa dapat meningkat. Berdasarkan pengalaman penulis selaku guru SDN Ardimulyo 01 di ketahui bahwa banyaknya kegagalan dalam belajar IPA di sebabkan oleh kurang adanya dorongan dan minat untuk belajar. Hal ini berdampak pada rendahnya rata rata prestasi belajar IPA di SDN Ardimulyo 01 khususnya kelas III. Sehingga guru melakukan penelitian dalam upaya untuk menerapkan salah satu metode pembelajaran yaitu metode pendekatan inkuiri yang di harapkan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa khususnya pelajaran IPA. Sedangkan tujuan yang ingin di capai dari penelitian ini adalah Mendeskripsikan proses pembelajaran pendekatan inkuiri dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan prestasi belajar siwa. Untuk mengetahui seberapa jauh keaktifan siswa dalam pembelajaran IPA dengan menggunakan pendekatan inkuiri Untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan pendekatan inkuiri dalam pembelajaran IPA pada kelas III SDN Ardimulyo 01 Singosari. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas karena peneliti bertindak sebagai observer yaitu sebagai praktisi. Penelitian dilakukan di SDN Ardimulyo 01 pada bulan juli agustus semester ganjil 2010/2011. Subyek penelitian ini adalah siswa siswi kelas III SDN Ardimulyo 01 dengan jumlah siswa 31 orang diantaranya 18 siswa laki laki dan 13 siswa perempuan. Peneliti menggunakan model penelitian tindakan yang berbentuk spiral dari siklus yang satu ke siklusberikutnya.Setiapsiklusmeliputiperencanaan tindakan pengamatan dan refleksi. Berdasarkan dari hasil penelitian siklus I sebesar 58% murid berhasil mencapai ketuntasan. Pada siklus II terjadi peningkatan sebesar 42% sehingga seluruh siswa bisa dikatakan tuntas.