Tugas Akhir
Penerapan media permainan kartu arisan untuk meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas IV SDN Sukoharjo 1 Kota Malang / Suparti
Abstrak
Kata Kunci Pembelajaran Permainan Kartu Arisan Pendidikan Kewarganegaraan SD. Guru yang profesional seharusnya mampu mengatasi masalah pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Banyak model pembelajaran yang dapat dipilih untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan. Salah satunya adalah dengan permainan kartu arisan dimana siswa dituntut aktif disiplin dan berani sehingga yang pada akhirnya siswa mendapatkan hasil belajar yang lebih baik. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah 1) Mendeskripsikan penerapan media permainan kartu arisan pada siswa kelas IV-B SDN Sukoharjo 1 Malang 2) Mendeskripsikan hasil pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan melalui penerapan media permainan kartu arisan pada siswa kelas IV-B SDN Sukoharjo 1 Malang 3) Mendeskripsikan proses belajar Pendidikan Kewarganegaraan kelas IV-B SDN Sukoharjo 1 Malang pada pokok bahasan globalisasi dalam penerapan media permainan kartu arisan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri atas tahapan perencanaan pelaksanaan tindakan observasi dan refleksi. Alat pengumpul data yang digunakan adalah lembar observasi dokumentasi. Hasil penelitian penerapan media penerapan permainan kartu arisan menunjukan bahwa hasil belajar siswa rata-rata 68 pada siklus 1 menjadi 75 pada siklus 2 dan meningkat lagi pada nilai formatif menjadi 80. Kesimpulan penelitian ini menunjukan penerapan media permainan kartu arisan pada pembelajaran PKn pokok bahasan globalisasi siswa kelas IV-B SDN Sukoharjo 1 dapat meningkatkan hasil belajar siswa hal ini terbukti dari hasil yang diperoleh siswa sebelum penerapan media permainan kartu arisan post tes siklus 1 dan post tes siklus 2 yang terus mengalami peningkatan. Saran yang disampaikan kepada guru yaitu agar dapat menerapkan media permainan kartu arisan pada pembelajaran PKn dengan kompetensi lain. Media pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini juga dapat digunakan dalam penelitian-penelitian lain sebagai bahan bandingan sehingga dikemudian hari menjadi lebih baik.