Tugas Akhir
Meningkatkan hasil belajar IPA dengan pendekatan CTL pada kelas IV SDN Bajang I Kecamatan Ngluyu Kabupaten Nganjuk / Mustakim
Abstrak
Kata kunci hasil belajar IPA pendekatan CTL Berdasarkan hasil pengamatan di SDN Bajang II Kecamatan Ngluyu Kabupaten Nganjuk dengan pendekatan pembelajaran konvensional yang selama ini diterapkan oleh seorang guru hasil pembelajaran yang diinginkan belum dapat tercapai secara optimal karena siswa belum diberi kesempatan secara luas untuk mengembangkan minat bakat dan kemampuannya. Pembelajaran yang dilakukan terkesan monoton dan tidak menggairahkan siswa untuk belajar lebih aktif lagi. Hal itu mengakibatkan siswa kurang berminat untuk mengikuti dan melaksanakan proses belajar-mengajar sehingga tujuan pembelajaran yang diinginkan tidak dapat tercapai secara optimal Tujuan diadakan penelitian di SDN Bajang I Kecamatan Ngluyu Kabupaten Nganjuk antara lain Mendiskripsikan Implementasi Pendekatan CTL dalam pembelajaran IPA Materi energi alternatif dan mendiskripsikan peningkatan hasil belajar belajar IPA Siswa Kelas IV SDN Bajang I Kecamatan Ngluyu Kabupaten Nganjuk setelah diterapkan pendekatan CTL pada materi energi alternatif. Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dokumentasi dan pengamatan selama pembelajaran berlangsung. Analisis data dilakukan setelah pemberian tindakan pada masing-masing siklus yang telah dilakukan. Melalui penerapan pendekatan pembelajaran CTL aktivitas belajar siswa dapat ditingkatkan. Hal ini ditunjukkan dari kegiatan siswa dalam proses pembelajaran dan dalam kelompok dari 39 siswa pada siklus I yang aktif 28 siwa pada siklus II 30 siswa dan pada siklus III 36 siswa. Hasil belajar siswa kelas kelas IVSDN Bajang I Kecamatan Ngluyu Kabupaten Nganjuk pada pokok bahasan energi alternatf dapat ditingkatkan. Hal ini ditunjukkan dari perolehan nilai rata-rata tes akhir siklus I 69 4 nilai rata-rata tes akhir siklus II 76 2 dan nilai rata-rata tes akhir siklus III 85 6 ( melebihi 72 6 yang menjadi tolok ukur keberhasilan ) juga ditunjukkan dari ketuntasan belajar siswa siklus I siklus II dan siklus III masing-masing 58 97% 76 92% dan 89 74%. Dengan demikian kegiatan belajar-mengajar mata pelajaran IPA yang menggunakan pendekatan CTL mampu memberdayakan siswa dalam merekonstruksi pengetahuan sikap dan keterampilan belajarnya. Melalui refleksi diri siswa dilatih untuk memiliki kemampuan bersikap kritis peka dan peduli terhadap persoalan lingkungan dalam rangka pembentukan warga negara Indonesia yang cerdas terampil kreatif dan berkarakter.