Skripsi
Pengaruh persentase kandungan campuran bioetanol tetes tebu dengan bahan bakar bensin pada berbagai variasi putaran mesin terhadap kebisingan mesin bensin 4 tak / Ranu Miharja
Abstrak
Kata kunci Kebisingan mesin bensin Penambahan bioetanol Putaran mesin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bioetanol dari bioethanol tetes tebu pada bahan bakar bensin terhadap kebisingan mesin bensin empat langkah yang diharapkan dari hasil penelitian dapat dijadikan sebagai referensi bagi mahasiswa teknik mesin khususnya dan bagi mahasiswa pada umumnya serta bagi pemakai kendaraan berbahan bakar bensin. Kebisingan mesin bensin yang dimaksud adalah terjadinya kebisingan mesin bensin empat langkah akibat penambahan bioetanol pada bahan bakar bensin dengan indikator yang meliputi kebisingan (decibel). Penambahan bioetanol adalah menambahkan bioetanol dari tetes tebu pada bensin dengan cara dicampurkan dalam satuan persen yang kemudian digunakan untuk bahan bakar mesin bensin empat langkah. Persentase bioetanol yang dicampurkan pada bensin yaitu bioetanol 0% bensin 100% bioetanol 5% bensin 95% bioetanol 10% bensin 90% Bioetanol 15% bensin 85% bioetanol 20% bensin 80% dan bioetanol 25% bensin 75%. Bioetanol yang digunakan adalah jenis absolut yang dapat diperoleh dari toko-toko kimia. Penelitian ini dilakukan pada mesin bensin dalam kondisi standar yang dilaksanakan di laboratorium otomotif Pusdiklat Suzuki Universitas Negeri Malang Kabupaten Malang pada tanggal 12 April 2010. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bioetanol pada bahan bakar bensin berpengaruh terhadap kebisingan mesin bensin empat langkah. Kebisingan mesin paling tinggi diperoleh pada persentase 10% pada putaran mesin 2400 rpm yaitu 90.5800 dB sedangkan untuk tingkat kebisingan yang paling rendah dicapai pada persentase 0 % dengan putaran mesin 800 rpm yaitu 74.2700 dB.