Skripsi
Studi kasus pembelajaran biologi pada kelas XI Program Akselerasi di SMA Negeri 1 Malang / Hendi Yuniar Eka Pratiwi
Abstrak
ABSTRAK Pratiwi Hendi Y.E. 2010. Studi Kasus Pembelajaran Biologi pada Kelas XI Kata kunci Pembelajaran Biologi Program Akselerasi Program percepatan belajar adalah program layanan pendidikan sesuai dengan potensi kecerdasan dan bakat istimewa yang dimiliki oleh siswa dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk dapat menyelesaikan program reguler dalam jangka waktu yang lebih singkat dibanding teman lainnya. Sejak program ini digulirkan sampai ketika Pemerintah memfasilitasi upaya kajian dan pengembangan lebih lanjut penyelenggaraan program ini masih menuai banyak pro dan kontra. Akselerasi (percepatan belajar) harus didasari dengan paradigma bahwa siswa seharusnya berkembang secara alami seperti halnya pembelajaran Biologi yang seharusnya dilaksanakan dengan metode untuk belajar sains yang tertuang dalam Permendiknas No 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Dengan demikian perlu adanya pengkajian lebih mendalam mengenai pembelajaran Biologi pada program akselerasi agar dapat berjalan baik dan memberikan keuntungan kepada siswa berkecerdasan dan berbakat istimewa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Sistem penyelenggaraan program akselerasi yang dijalankan pada kelas XI program akselerasi di SMA Negeri 1 Malang (2) Perencanaan pembelajaran Biologi pada kelas XI program akselerasi di SMA Negeri 1 Malang (3) Pelaksanaan pembelajaran Biologi pada kelas XI program akselerasi di SMA Negeri 1 Malang (4) Hasil belajar Biologi siswa kelas XI program akselerasi di SMA Negeri 1 Malang. Data penelitian ini diperoleh dari Ketua Program Akselerasi SMA Negeri 1 Malang dokumen perangkat pembelajaran program akselerasi proses belajar mengajar di kelas akselerasi guru dan siswa akselerasi SMA Negeri 1 Malang yang dikumpulkan melalui metode wawancara observasi dokumentasi dan angket. Dari hasil penelitian diketahui bahwa (1) komponen yang mendukung sistem penyelenggaraan program akselerasi di SMA Negeri 1 Malang membentuk program akselerasi di SMA Negeri 1 Malang lebih mengarah pada kelas unggulan yang terjadi percepatan secara klasikal (percepatan kelas) (2) silabus program akselerasi kelas XI SMA Negeri 1 Malang hanya menerapkan 11 karakteristik pembelajaran Biologi yang tertuang dalam Permendiknas No 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi untuk Pendidikan Dasar dan Menengah dengan persentase penerapan kurang dari 40% dan termasuk dalam kategori rendah. Pembelajaran yang direncanakan dalam silabus berorientasi pada buku teks (textbook-oriented) dalam upaya menyelesaikan bahan pembelajaran dalam waktu yang singkat sehingga kurang memberikan pengalaman atau praktik yang memungkinkan terjadinya belajar bagi siswa akselerasi. RPP program akselerasi kelas XI SMA ii Negeri 1 Malang sudah menerapkan 12 karakteristik pembelajaran Biologi yang tertuang dalam Permendiknas No 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi untuk Pendidikan Dasar dan Menengah. Sebanyak 10 karakteristik pembelajaran Biologi di antaranya perlu ditingkatkan penerapannya karena termasuk dalam kategori penerapan rendah (kurang dari 40%) dengan pembelajaran Biologi yang berorientasi pada buku teks (textbook-oriented) (3) Pelaksanaan pembelajaran Biologi pada semester ganjil kelas XI program akselerasi di SMA Negeri 1 Malang hanya menerapkan delapan karakteristik pembelajaran Biologi yang tertuang dalam Permendiknas No 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi untuk Pendidikan Dasar dan Menengah dengan tiga karakteristik pembelajaran Biologi di antaranya termasuk dalam kategori penerapan yang rendah empat karakteristik pembelajaran Biologi lain termasuk kategori penerapan yang kurang dan satu karakteristik pembelajaran Biologi termasuk kategori penerapan cukup. Guru lebih banyak sebagai pusat informasi (teacher centered) sehingga aktivitas siswa di dalam kelas berkurang karena siswa lebih banyak mendengarkan penjelasan guru untuk memperoleh materi dari media power point yang bersumber dari buku teks (4) hasil belajar kognitif yang diharapkan dimiliki oleh siswa akselerasi paling banyak ialah belajar informasi melalui kemampuan mengingat (C1). Program akselerasi di SMA Negeri 1 Malang belum menerapkan pendekatan belajar tuntas (mastery learning approach).