Skripsi
Kajian tentang pemahaman konsep kesetimbangan kimia pasa tingkat makroskopik, mikroskopik, dan simbolik siswa kelas XI IPA akselerasi SMA Negeri 3 Malang / Valency Femintasari
Abstrak
Kata kunci Pemahaman konsep makroskopik mikroskopik simbolik. Ilmu kimia sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah mempelajari tentang komposisi materi perubahan komposisi serta energi sehingga melibatkan konsep-konsep abstrak. Salah satu konsep kimia yang sarat akan konsep abstrak adalah konsep kesetimbangan kimia. Diperlukan pemahaman pada tingkat makroskopik mikroskopik dan simbolik dalam mempelajari konsep kesetimbangan kimia yang abstrak. Pembelajaran kimia pada umumnya lebih menekankan pada pemahaman konsep pada tingkat makroskopik dan simbolik sedangkan pemahaman pada tingkat mikroskopik jarang dikaitkan dalam setiap konsep yang diajarkan. Keberadaan kelas akselerasi yang memiliki masa studi lebih singkat memungkinkan pembelajaran kimia yang mencakup tingkat pemahaman makroskopik mikroskopik dan simbolik tidak disampaikan secara proporsional. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan (1) Pemahaman konsep kesetimbangan kimia pada tingkat makroskopik siswa kelas XI IPA Akselerasi SMA Negeri 3 Malang (2) Pemahaman konsep kesetimbangan kimia pada tingkat mikroskopik siswa kelas XI IPA Akselerasi SMA Negeri 3 Malang (3) Pemahaman konsep kesetimbangan kimia pada tingkat simbolik siswa kelas XI IPA Akselerasi SMA Negeri 3 Malang (4) Tingkat pemahaman siswa kelas XI IPA Akselerasi SMA Negeri 3 Malang yang paling baik pada konsep kesetimbangan kimia. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif sehingga tidak dilakukan manipulasi terhadap variabel-variabel penelitian. Penelitian deskriptif bertujuan untuk mendeskripsikan peristiwa yang sedang urgen saat ini. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPA Akselerasi SMA Negeri 3 Malang tahun ajaran 2009/2010 yang terdiri dari 17 orang siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampling jenuh dengan semua anggota populasi dijadikan sebagai sampel. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa tes obyektif sebanyak 18 butir soal dengan lima pilihan alternatif jawaban. Berdasarkan hasil uji validasi diketahui bahwa instrumen memiliki validitas isi sebesar 92 59% dan hasil uji reliabilitas menggunakan program SPSS. 15 for Windows menunjukkan bahwa instrumen memiliki harga reliabilitas 0 683. Setelah pengambilan data dilakukan analisis data yang terdiri dari 2 tahap yaitu (1) pemberian skor skor 1 untuk jawaban benar dan skor 0 untuk jawaban salah (2) penentuan nilai pemahaman konsep siswa pada tingkat makroskopik mikroskopik dan simbolik yang diperoleh dari persentase jumlah siswa yang menjawab benar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep kesetimbangan kimia pada tingkat makroskopik mikroskopik dan simbolik siswa kelas XI IPA ii Akselerasi SMA Negeri 3 Malang tergolong sedang dengan persentase rata-rata siswa yang menjawab benar berturut-turut adalah 57 84% 52 94% dan 58 82%. Nilai persentase rata-rata siswa yang menjawab benar tersebut menunjukkan bahwa tingkat pemahaman simbolik siswa pada konsep kesetimbangan kimia adalah yang paling tinggi sedangkan tingkat pemahaman mikroskopik siswa adalah paling rendah. Hasil penelitian tersebut sesuai dengan pendapat beberapa ahli yang menyatakan bahwa pembelajaran kimia pada umumnya hanya mengutamakan pemahaman konsep pada tingkat makroskopik dan simbolik. Namun demikian persentase rata-rata siswa yang menjawab benar untuk setiap tingkat pemahaman hampir sama besar sehingga diduga ada hubungan antara tingkat pemahaman makroskopik mikroskopik dan simbolik.