UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tugas Akhir

Simulator sistem proteksi jaringan distribusi terhadap gangguan arus lebih fasa dan tanah / Riduwan Susanto

Susanto, Riduwan - Nama Orang;

Abstrak
Kata kunci Simulator Sistem Proteksi Gangguan Arus Lebih Proteksi sangat diperlukan dalam kontinyuitas penyaluran tenaga listrik.karena dengan proteksi peralatan dalam jaringan akan dilindungi sehingga nantinya akan mengurangi resiko kerusakan peralatan akibat adanya gangguan. Untuk memahami bagaimana proses proteksi pada jaringan distribusi tenaga listrik selain memahami secara langsung di lapangan maka diperlukan juga sebuah media pembelajaran. Media pembelajaran tersebut dapat berupa buku atau referensi dan juga sebuah simulator sistem proteksi tenaga listrik.simulator tersebut nantinya akan menggambarkan sebuah sistem proteksi sebenarnya. Pada Tugas Akhir ini alat dirancang pada spesifikasi yang telah ditentukan yaitu kontaktor sebagai Pemutus tenaga (PMT) thermal Over Load Relay (TOR) sebagai Over Current relay dan Eart Leakage Circuit Breaker (ELCB) sebagai Ground Fault Relay (GFR). Alat diujikan pada simulator dengan menggunakan beban berupa lampu pijar untuk arus lebih pada fasa dan media tanah untuk gangguan tanah. Metode pengujian dilakukan dengan memberikan variasi-variasi lampu pijar dan menggabungkan keseluruhan alat proteksi. Hasil dari Tugas Akhir ini dapat disimpulkan bahwa merancang simulator sistem proteksi dengan mengilustrasikan jaringan distribusi mendesain rangkaian simulator memilih komponen mensseting dan menguji peralatan-peralatan penyusun simulator.Peralatan yang dibutuhkan untuk membuat simulator sistem proteksi jaringan distribusi adalah (1) MCB sebagai pengaman rangkaian (2) Kontaktor sebagai pemutus tenaga (3) TOR sebagai over current Relay (4) ELCB sebagai pengaman gangguan tanah (GFR) Pengkoordinasian peralatan proteksi adalah Semakin dekat dengan sumber tegangan maka semakin besar setting arus pada peralatan tersebut dan semakin dekat dengan beban maka semakin kecil penyetingan besar arus minimal saat terjadi gangguan. Berdasarkan hasil Tugas Akhir ini disarankan agar dilakukan pengembang an alat dengan menambah komponen rheostat (tahanan geser) yang berfungsi untuk mengatur besar kecilnya arus dengan skala yang lebih teliti.


Informasi Detail
DDC
Rp 621.31042 SUS s
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Teknik Elektro, 2010.
Deskripsi Fisik
ix, 60 + [18] lembar : il. , tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
03743/KI/10
Edisi
Tugas Akhir (Diploma)--Universitas Negeri Malang, 2010
Subjek
1. LISTRIK, JARINGAN DISTRIBUSI
Pembimbing
1. Sujito
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik