Skripsi
Penggunaan metode kerja kelompok untuk meningkatkan prestasi belajar ilmu pengetahuan sosial siswa kelas V SDN Tegalweru Kecamatan Dau Kabupaten Malang / Donna Sutrisna
Abstrak
Kata kunci kerja kelompok IPS hasil belajar Salah satu disiplin ilmu yang diajarkan di sekolah dasar dan erat kaitannya dengan masalah kehidupan sosial dan lingkungan masyarakat di sekitar siswa adalah mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Di SDN Tegalweru Kecamatan Dau Kabupaten Malang pembelajaran Ilmu Pengetahuan sosial masih saja cenderung pada metode pembelajaran klasik yaitu metode ceramah yang kegiatan pembelajarannya hanya didominasi oleh guru pembelajaran yang kurang berorientasi pada siswa siswa hanya mendengarkan mencatat dan melakukan kegiatan sesuai perintah guru yang menyebabkan siswa pasif dan tidak mempunyai kesempatan untuk mengembangkan kecakapan berpikir. Frekuensi penggunaan metode ceramah pemberian tugas dan tanya jawab terlalu mendominasi. Dari hasil PreTest (tindakan awal/tes awal) yang telah diberikan kepada 29 anak (tes diberikan secara individu) maka dapat diketahui data siswa yang mengalami kesulitan belajar sebesar 72 4% (21 anak) mendapat nilai di bawah 70 sisanya 27 6% (8 anak) memperoleh nilai diatas 70 dengan nilai rata-rata kelas 56 72. Untuk mengarah pada perubahan yang lebih baik dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di SDN Tegalweru Kecamatan Dau Kabupaten Malang maka peneliti mencoba dengan menerapkan metode kerja kelompok dengan tujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis PTK model Kemmis Taggart. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing siklus terdiri dari perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi dengan instrumen penelitian wawancara tes dan dokumentasi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Tegalweru Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Data yang dianalisis adalah data tentang kemampuan guru melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan kerja kelompok tingkat pemahaman siswa terhadap konsep Jenis Usaha dan Kegiatan Ekonomi di Indonesia yang diukur dari aspek kognitif yang berupa soal pre-test dan post-tes aktivitas siswa serta tingkat keberhasilan siswa yang diukur dari pengamatan keseharian siswa di lingkungan sekolah selama siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metode kerja kelompok dapat meningkatkan prestasi belajar IPS siswa kelas V SDN Tegalweru. Hal ini terbukti dengan meningkatnya nilai rata-rata kelas sebelum menggunakan metode kerja kelompok adalah 56.72. Setelah peneliti menerapkan metode kerja kelompok pada siklus I rata-rata hasil belajar siswa di kelas mengalami peningkatan yaitu menjadi 71.20 atau mengalami peningkatan 44.83%. Pada penerapan metode kerja kelompok siklus II rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 84.13 atau mengalami peningkatan 24.19%. Siswa yang mengalami ketuntasan belajar individu adalah sebanyak 28 siswa (96.6%) dan siswa yang belum mengalami tuntas belajar sebanyak 1 siswa (3.4%). Ketuntasan belajar kelas sudah tercapai karena ketuntasan belajar individu telah mencapai 80% dari jumlah siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode kerja kelompok dapat meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial siswa SDN Tegalweru Kecamatan Dau Kabupaten Malang. yang ditandai dengan meningkatnya hasil belajar siswa (aspek kognitif) metode kerja kelompok juga mampu meningkatkan aspek afektif dan aspek psikomotor siswa. Hal ini terbukti dengan meningkatnya kerjasama keberanian dan kedisiplinan siswa dalam pembelajaran. Dari penelitian yang telah dilaksanakan saran yang diharapkan dapat menjadi rekomendasi dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di SD khususnya pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial yaitu hendaknya guru dapat menerapkan dan mengembangkan metode pembelajaran kerja kelompok pada pembelajaran IPS kedalam kompetensi atau tema-tema yang lain dan pembelajaran hendaknya dilaksanakan dengan memberi kesempatan kepada siswa untuk terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Bagi sekolah hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan dalam upaya memperbaiki pembelajaran di SDN Tegalweru Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Serta bagi Dinas Pendidikan hendaknya selalu memberikan bimbingan terhadap guru tentang pemilihan strategi dan metode dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang sesuai serta selalu memberikan kesempatan kepada