Tugas Akhir
Peningkatan kemampuan menulis karangan melalui penerapan permainan bahasa mengarang berantai pada siswa kelas IV SDN Manukan Wetan I/114 Surabaya / Eni Rochani
Abstrak
Kata kunci menulis permainan bahasa mengarang berantai. Manusia sebagai makhluk sosial mengharuskan manusia untuk selalu berkomunikasi dengan lingkungannya. Kenyataan ini membuktikan betapa pentingnya fungsi bahasa sebagai alat komunikasi agar apa yang kita ungkapkan mendapat tanggapan dari orang lain karena itu manusia harus mampu mengungkapkan pikiran gagasan dan ide dalam bentuk tulisan maupun lisan. Kondisi siswa kelas IV SDN Manukan Wetan I / 114 menunjukkan masih rendahnya kemampuan siswa dalam kegiatan menulis karangan karena belum terlaksananya model pembelajaran yang yang membuat anak aktif kreatif efektif dan menyenangkan untuk pembelajaran menulis karangan. Hal ini terlihat dari hasil siswa yang masih rendah dalam kegiatan pembelajaran pembelajaran menulis karangan. Hanya ada 8 dari 32 siswa yang mengalami ketuntasan hal ini berarti hanya 25% siswa yang mengalami ketuntasan sedangkan sisanya 75% tidak tuntas. . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan mengarang berantai dapat meningkatkan kemampuan keaktifan dan rasa senang siswa dalam pembelajaran menulis karangan pada pelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV SDN Manukan Wetan I /114 kecamatan Tandes Surabaya. Penelitian Tindakan Kelas dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif model siklus Kemmis dan Taggart dengan langkah perencanaan tindakan observasi dan refleksi. Subyeknya adalah siswa dan guru kelas IV SDN Manukan Wetan 1 /114 kecamatan Tandes Surabaya. Penelitian dilaksanakan pada semester II tahun 2010. Pengumpulan data dengan observasi langsung dilakukan selama proses pembelajaran dan dari hasil kemampuan siswa. Hasil dari penelitian disimpulkan bahwa penerapan mengarang berantai dapat meningkatkan kemampuan aktifitas serta rasa senang dalam menulis karangan pada pelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV SDN Manukan Wetan I /II4 Surabaya. Hal ini terbukti terjadi peningkatan nilai siswa dari rata rata 57 dengan ketuntasan 31 25% pada siklus I meningkat menjadi rata rata 79 dengan ketuntasan mencapai 87 5% pada siklus II ini berarti terjadi peningkatan hasil sebesar 56 25%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan mengarang berantai dapat meningkatkan kemampuan rasa senang dan keaktifan siswa dalam pembelajaran menulis karangan pada pelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV SDN Manukan Wetan I/114 Surabaya.