Tugas Akhir
Peningkatan proses belajar IPS dengan model pengajaran langsung pada siswa kelas IV SDN Ketawang I Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk / Sunasri
Abstrak
Kata kunci proses belajar IPA pengajaran langsung Berdasarkan hasil observasi di SDN Ketawang I Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk ditemukan kondisi yaitu rendahnya hasil belajar siswa diduga disebabkan siswa tidak bersemangat dalam mengikuti pembelajaran IPA karena siswa mengangap sulit memahami konsep dalam pelajaran IPA dan siswa bosan karena selama ini hanya metode ceramah saja yang digunakan dalam menyampaikan materi IPA sehingga kreatifitas siswa kurang berkembang. Siswa hanya duduk untuk menerima informasi dan hanya terjadi komunikasi satu arah saja yang dilakukan guru ke siswa. Tujuan penelitian di SDN Ketawang I Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk ini adalah (1) untuk mendeskripsikan penerapan model pengajaran untuk meningkatkan proses dan hasil belajar IPA di kelas IV SDN Ketawang I Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk dan(2) Mendeskripsikan peningkatan proses dan hasil belajar IPA dengan model pengajaran langsung di kelas IV SDN Ketawang I Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk Salah satu alternatif strategi pembelajaran yang diharapkan dapat efektif digunakan yaitu penerapan model pengajaran langsung (Direct Instruction) yaitu siswa belajar dengan berbuat sehingga siswa akan mampu memahami materi dengan kemampuannya melalui kegiatan praktek. Dengan melaksanakan pengajaran langsung diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan adanya pemahaman siswa tentang materi yang meningkat. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus II hasil yang diperoleh sudah mencapai tolok ukur keberhasilan. Hal ini disebabkan dalam proses pembelajaran siswa benar-benar memperhatikan dan aktif pada waktu guru menjelaskan. Pada siklus II nilai belajar individual terendah 5 8 dan tertinggi 8 3 dengan nilai-rata-rata sebesar 7 1. Ketuntasan belajar klasikal yang disapai adalah 90% artinya 36 siswa telah tuntas dengan nilai yang diperoleh 8805 6 5. Berdasarkan hasil dari pelaksanaan siklus II dapat dikatakan bahwa hasil dari siklus II sudah sesuai dengan indikator kinerja yang telah ditetapkan yaitu 8805 75% siswa (dari data diperoleh85% ) tuntas belajar dengan memperoleh nilai 8805 6 6 (indikator 8805 6 5). Maka dapat dikatakan bahwa penelitian sudah berhasil dan sesuai dengan kriteria keberhasilan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan model pembelajaran langsung (Direct Instruction) bila diterapkan pada pembelajaran IPA sangat efektif dalam meningkatkan proses dan hasil belajar. Dengan kegiatan ini akan membuat pembelajaran berpusat pada siswa menyangkut semua aspek yang memungkinkan siswa berkembang sebagai individu yang dapat berfungsi secara menyeluruh.