Skripsi
Studi tentang proses pembelajaran menggambar ekspresi pada siswa kelas rendah di Sekolah Dasar Negeri Tangkil 01 Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar) / Beni Pujianto
Abstrak
Kata Kunci Pembelajaran Gambar Ekspresi Kelas Rendah. Proses pembelajaran menggambar ekspresi pada siswa kelas rendah Sekolah Dasar Negeri Tangkil 01 Kecamatan Wlingi dilakukan dengan tiga macam tahapan yakni tahap persiapan tahap pelaksanaan serta tahap evaluasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan pelaksanaan pembelajaran menggambar ekspresi pada siswa kelas rendah Sekolah Dasar Negeri Tangkil 01 Kecamatan Wlingi dan hasil pembelajaran menggambar ekspresi siswa kelas rendah Sekolah Dasar Negeri Tangkil 01 Kecamatan Wlingi apakah sudah sesuai dengan kompetensi dasar yang diharapkan serta faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat proses menggambar ekspresi siswa kelas rendah Sekolah Dasar Negeri Tangkil 01 Kecamatan Wlingi. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik Purposive Sample. Subjek penelitian ini meliputi siswa kelas rendah Kepala Sekolah dan Guru Seni Budaya dan Ketrampilan. Prosedur pengumpulan datanya dilakukan dengan teknik dokumentasi wawancara dan observasi. Analisa data dilakukan dengan cara reduksi penyajian data penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Seni Budaya secara konseptual mampu menerapkan sesuai dengan kompetensi dasar yang ada dalam pembuatan perencanaan pembelajaran namun secara aplikasi masih mengalami kesulitan. Sedangkan penerapan dalam pembelajaran Seni Budaya terdiri dari penerapan dalam materi metode media dan sistem penilaian atau evaluasi. Materi yang diajarkan diambil dari buku panduan yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran. Mengenai metode yang digunakan adalah berupa demonstrasi tanya jawab dan pemberian tugas. Media yang digunakan berupa media cetak yaitu buku penunjang contoh karya gambar seni dan perlengkapan menggambar. Adapun sistem penilaian yang diterapkan guru meliputi penilaian proses dan penilaian hasil. Kedua penilaian tersebut mencakup aspek afektif dan psikomotorik. Penilaian proses dilaksanakan selama tugas sedangkan penilaian hasil dilaksanakan setiap selesai tugas. Faktor pendukung pembelajaran meliputi faktor guru siswa materi lingkungan. Di dalam faktor pendukung tersebut terdapat juga beberapa faktor penghambat didalamnya. Berdasarkan hasil penelitian disarankan agar guru hendaknya mengembangkan media dan pendekatan pembelajaran pada siswa selain itu dukungan siswa juga diperlukan untuk meningkatkan proses belajar yang efektif.