Skripsi
Penerapan pembelajaran kooperatif tipe numbered heads together pada mata diklat akuntansi untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas XI di SMK Negeri 2 Blitar / Erlina Hindrawati
Abstrak
Kata kunci Pembelajaran Kooperatif Numbered Heads Together (NHT) Aktivitas Belajar Hasil Belajar. Metode pembelajaran yang diterapkan di SMK Negeri 2 Blitar adalah metode konvensional dimana guru lebih mendominasi kegiatan pembelajaran sehingga siswa cenderung pasif dan pemberian tugas kepada siswa tidak terstruktur. Hal ini mengakibatkan hasil belajar siswa kurang memuaskan. Salah satu metode pembelajaran yang bisa digunakan guru dalam upaya meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa adalah metode pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together. Metode ini diawali dengan pembagian kelompok siswa secara heterogen pemberian nomor untuk setiap siswa pembagian soal diskusi yang akan dipecahkan dengan kerjasama kelompok kemudian menjawab pertanyaan secara individu dalam mewakili kelompok masing-masing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas XI di SMK Negeri 2 Blitar pada mata diklat akuntansi. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dan dilakukan dalam dua siklus. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data adalah tes tertulis observasi rubrik penilaian dokumentasi catatan lapangan dan wawancara. Sedangkan teknik analisis data terdiri dari tahap reduksi data paparan data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan pada aktivitas belajar siswa dari sikap pasif siswa sebelum diberi tindakan meningkat setelah diberi tindakan dengan kategori yang belum merata namun menunjukkan perkembangan yang positif kemudian meningkat pada siklus II dengan kategori A. Hal ini berpengaruh pada hasil belajar siswa yang juga mengalami peningkatan ditinjau dari aspek kognitif dari sebelum tindakan 27 03% menjadi 61 54% pada siklus I dan meningkat menjadi 89 74% pada siklus II. Dan ditinjau dari aspek afektif sebelum pelaksanaan tindakan tidak dinilai. Setelah pelaksanaan tindakan aspek afektif siswa meningkat dari 76 92% pada siklus I menjadi 94 87% pada siklus II. Dalam penerapan pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together disarankan agar guru lebih memotivasi siswa agar siswa lebih aktif dan giat dalam mengikuti pelajaran. Untuk peneliti berikutnya disarankan untuk melakukan penelitian tentang model pembelajaran kooperatif yang inovatif seperti Numbered Heads Together pada mata diklat sama atau mata diklat yang lainnya ditempat yang berbeda.