Skripsi
Perbandingan model pembelajaran learning cycle 5 fase (LC 5E) dengan problem based learning (PBL) pokok bahasan zat aditif makanan, adiktif, dan psikotropika kelas VIII SMP Negeri 15 Malang semester genap tahun ajaran 2009/2010 / Wiwin Nilawati
Abstrak
Kata kunci LC 5E PBL zat aditif makanan adiktif dan psikotropika Upaya meningkatkan hasil belajar siswa seorang guru harus bisa menggunakan model pembelajaran yang inovatif dan berorientasi konstruktivistik. model pembelajaran yang berorientasi konstruktivistik diantaranya seperti LC 5E dan PBL. Kedua model tersebut apakah dapat memberikan hasil yang sama terhadap persepsi siswa dan hasil belajar merupakan permasalahan penelitian ini. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah apakah terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajar dengan model pembelajaran LC 5E dengan PBL pada materi zat aditif makanan adiktif dan psikotropika dan bagaimana persepsi siswa SMP Negeri 15 Malang terhadap model pembelajaran LC 5E dan PBL. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Malang semester genap tahun ajaran 2009/2010. Sampel penelitian teridiri dari kelas VIII C sebagai kelas PBL dan kelas VIII E sebagai kelas LC 5E. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah penarikan sampel secara acak berkelompok (cluster random sampling). Instumen yang digunakan meliputi RPP LKS tes dan angket. Uji coba soal tes hasil belajar zat aditif makanan 25 butir soal dengan reliabilitas 0 709 sedangkan pada uji coba soal tes hasil belajar zat adiktif dan psikotropika 25 butir soal dengan reliabilitas 0 716. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis presentatif untuk analisis keaktifan dan persepsi siswa sedangkan analisis statistik meliputi uji normalitas homogenitas kesamaan ratarata uji hipotesis dengan uji t dua pihak. Dalam hal ini peneliti menggunakan bantuan program SPSS. 16.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pada materi zat aditif makanan adiktif dan psikotropika memberikan hasil belajar siswa yang berbeda pada model pembelajaran LC dan PBL. Pada materi zat aditif makanan nilai rata-rata hasil belajar siswa pada model pembelajaran LC dan PBL adalah 73 30 dan 68 49 sedangkan nilai rata-rata hasil belajar siswa pada materi zat adiktif dan psikotropika adalah 79 65 dan 72 03. Nilai rata-rata zat aditif makanan adiktif dan psikotropika pada model pembelajaran LC dan PBL adalah 76 475 dan 70 26. 2) Persepsi siswa pada model pembelajaran LC memberikan respon yang lebih baik daripada model pembelajaran PBL. Persepsi siswa terhadap model pembelajaran LC siswa kelas VIIIE 43% memberikan respon sangat positif dan 57% positif sedangkan persepsi siswa kelas VIIIC terhadap model pembelajaran PBL diperoleh 26% merespon sangat positif dan 74% merespon positif.