Skripsi
Pengaruh manajemen laba (earning management) terhadap return melalui return on assets periode setelah initial public offering (IPO) pada perusahaan non keuangan / Jazilatul Rizkiyah
Abstrak
Kata kunci Initial Public Offering Discretionary Accruals Return on Assets dan Retun Perusahaan yang melakukan Initial Public Offering pada umumnya akan melakukan praktik manajemen laba untuk meningkatkan nilai laba perusahaan. Hal ini akan berdampak pada keinginan para investor terhadap saham tersebut sehingga harga saham akan mengalami kenaikan. Manajemen laba adalah campur tangan pihak manajemen untuk mengelola laba dengan maksud untuk memberikan gambaran yang baik mengenai perusahaan kepada pemegang saham atau stakeholders. Manajemen laba dapat dilakukan dengan cara menaikkan laba atau menurunkan laba. Pada penelitian ini akan dibahas mengenai pengaruh manajemen laba Return on Assets dan return. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan non keuangan yang melakukan Initial Public Offering pada tahun 2002-2005. Sampel dalam penelitian ini diambil berdasarkan purposive sampling dengan variabel independen terdiri dari manajemen laba yang diproksikan dengan Discretionary Accruals dan Return on Assets. Sedangkan variabel dependennya adalah return saham. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data skunder yaitu berupa laporan keuangan dan harga saham penutupan. Periode penelitian adalah selama 3 tahun setelah perusahaan melakukan IPO. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis). Setelah dilakukan analisis statistik deskriptif mengenai ketiga variabel maka dilakukan pengujian hipotesis dengan membagi menjadi 2 model yang pertama melakukan analsis regresi linier antara variabel manajemen laba dengan ROA. Pengujian hipotesis kedua adalah menguji pengaruh manajemen laba dan ROA terhadap return saham. Hasil analsis penelitian adalah sebagai berikut 1) Discretionary Accruals selama 3 (tiga) tahun setelah perusahaan melakukan IPO adalah -0 00009 yang berarti sebagian besar perusahaan sampel melakukan manajemen laba dengan pola income decreasing (mean bertanda negatif) 2) Rata-rata nilai ROA selama 3 (tiga) tahun setelah perusahaan melakukan IPO adalah -0.02668 yang berarti sebagian besar perusahaan sampel melakukan penurunan ROA. 3) Rata-rata nilai return selama 3 (tiga) tahun setelah perusahaan melakukan IPO adalah 0.00463. Nilai rata-rata return berturut-turut adalah 0.00582 0.00175. 0.00630 4) Tidak terdapat pengaruh manajemen laba terhadap Return setelah perusahaan melakukan IPO hal ini terbukti dengan nilai signifikansi sebesar 0 654. 5) Tidak terdapat pengaruh manajemen laba terhadap Return on Assets setelah perusahaan melakukan IPO hal ini terbukti dengan nilai signifikansi sebesar 0 878. 6) Tidak terdapat pengaruh Return on Assets terhadap Return setelah perusahaan melakukan IPO karena besarnya signifikansi adalah 0 892 7) Perhitungan terhadap model analisis jalur pengaruh manajemen laba terhadap Return yang diperkuat Return on Assets setelah perusahaan melakukan IPO tidak dapat dilakukan karena ketiga variabel yang diteliti tidak berpengaruh. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat memperbesar jumlah sampel dan menggunakan sampel pada perusahaan-perusahaan besar atau perusahaan yang masuk dalam kategori LQ-45 sehingga hipotesis dapat terjawab. Penelitian yang selanjutnya juga diharapkan dapat memperpanjang periode atau rentang waktu penelitian misalnya periode sebelum IPO dan saat IPO dan meneliti variabel lain yang berkaitan dengan manajemen laba.