Tugas Akhir
Evaluasi pelaksanaan lapis tambahan (overlay) laston pada pembangunan jalan dan jembatan Widang-Gresik-Surabaya / Silvi Roselliyanti
Abstrak
Kata kunci evaluasi pelaksanaan lapis tambahan (overlay) Lapis tambahan (ovelay) adalah lapis perkerasan tambahan yang dipasang di atas konstruksi perkerasan yang ada dengan tujuan meningkatkan kekuatan struktur perkerasan yang ada agar dapat melayani lalu lintas yang direncanakan selama kurun waktu yang akan datang. Tujuan studi lapangan adalah (1) Mengetahui bagaimana proses pelaksanaan pengerjaan lapis tambahan (overlay) secara keseluruhan pada pembangunan jalan dan jembatan Widang-Gresik-Surabaya. (2) Mengetahui pengendalian mutu yang digunakan untuk lapis tambahan (overlay) pada pembangunan jalan dan jembatan Widang-Gresik-Surabaya. Hasil studi menyebutkan bahwa (1) Pada saat memulai pekerjaan penghamparan dilakukan dengan proses dan tahapan yang sudah memenuhi spesifikasi. Dimulai dari pengecekan suhu aspal sebelum dimasukkan ke dalam bak asphalt finisher sampai pada penghamparan aspal. Begitu pula dengan alat-alat pengatur penghampar aspal yang dimulai dari pengukur ketebalan dan lebar jalan (2) Pada pekerjaan pemadatan dibagi tiga tahapan (a) Pemadatan awal 14 lintasan (b) Pemadatan antara 16 lintasan (c) Pemadatan akhir 4 lintasan. Namun di dalam pekerjaannya tidak dilakukan 3 tahapan melainkan hanya ada 2 tahap yaitu pemadatan awal 12 lintasan dan pemadatan akhir 14 lintasan. (3) Pekerjaan quality control dilakukan dengan tahapan pengujian yang sudah memenuhi spesifikasi. Dimana pekerjaan quality control meliputi uji kerataan kepadatan ketebalan dan uji ekstraksi. Alat yang digunakan dalam pekerjaan ini yaitu menggunakan alat core drill sketmach mistar panjang dan alat ekstrasi test (4) Uji kepadatan dilakukan dengan tiga section section I kepadatan yang diperoleh belum memenuhi syarat sedangkan section II dan III kepadatan yang dihasilkan sudah memenuhi spesifikasi teknis. Berdasarkan hasil study lapangan disarankan (1) Proses pelaksanaan penghamparan aspal campuran sebaiknya memperhatikan prosedur teknis sehingga diperoleh hasil yang sesuai perencanaan (2) Untuk uji kepadatan yang dihasilkan pada section I belum memenuhi syarat yang ditentukan spesifikasi. Oleh karena itu pemadatan yang dilakukan harus di tingkatkan lagi agar kepadatan yang diperoleh memenuhi spesifikasi teknis.