Skripsi
Pengaruh tingkat suku bunga SBI dan tingkat likuiditas terhadap harga saham perbankan yang listing di Bursa Efek Indonesia tahun 2005-2007 / Rizky Nila Suryani
Abstrak
Kata Kunci Suku Bunga SBI Likuiditas Harga Saham. Investasi dapat dilakukan di pasar modal misal dengan membeli instrumen pasar modal berupa saham. Saham merupakan instrumen investasi yang banyak dipilih para investor karena saham mampu memberikan tingkat keuntungan yang menarik. Ada beberapa faktor ekonomi yang mempengaruhi harga saham. Antara lain faktor makro ekonomi yaitu tingkat suku bunga SBI dan faktor mikro ekonomi yaitu tingkat likuiditas. Perubahan kedua faktor ekonomi tersebut baik naik atau turun akan mempengaruhi harga saham. Perubahan tersebut berpengaruh pada perkembangan emiten dan kemampuan masyarakat untuk berinvestasi. Penelitian yang dilakukan oleh Sukmana (2006) menyatakan bahwa tingkat suku bunga SBI berpengaruh negatif signifikan terhadap harga saham. Penelitian ini bertujuan mengetahui adanya pengaruh variabel independen tingkat suku bunga (X1) yang berasal dari faktor makro dan tingkat likuiditas perusahaan (X2) yang berasal dari faktor mikro terhadap dependen harga saham (Y). Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 20 perusahaan perbankan yang listing di Bursa Efek Indonesia pada periode 2005-2007. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda. Untuk menguji pengaruh variabel secara parsial digunakan uji t sedangkan untuk menguji variabel secara simultan digunakan uji F. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat suku bunga SBI berpengaruh negatif signifikan terhadap harga saham sedangkan tingkat likuiditas dengan menggunakan rasio LDR tidak berpengaruh terhadap harga saham. Secara simultan kedua variabel ini berpengaruh terhadap harga saham. Berdasarkan penelitian ini maka disarankan investor yang hendak menanamkan modal yang dimiliki di pasar modal sebaiknya memperhatikan tingkat suku bunga SBI yang dikeluarkan oleh BI. Para investor juga harus memperhatikan faktor-faktor di luar faktor mikro dan makro ekonomi seperti kondisi sosial politik dan keamanan. Disarankan untuk peneliti selanjutnya menggunakan periode pengamatan terbaru dan menggunakan variabel lain yang mungkin mempengaruhi harga saham. Sehingga hasilnya lebih mencerminkan keadaan pasar modal di Indonesia yang sesungguhnya.