UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Keadaan sosial ekonomi pengemudi angkutan umum kota Malang / Jatu Agustina

Agustina, Jatu - Nama Orang;

Abstrak
Kata kunci Sosial Ekonomi Sopir Angkot Kota Malang. Transportasi atau pengangkutan merupakan bidang kegiatan yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Pentingnya transportasi bagi masyarakat Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor antara lain keadaan geografis Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau kecil dan besar perairan yang terdiri dari sebagian besar laut sungai dan danau yang memungkinkan pengangkutan dilakukan melalui darat perairan dan udara guna menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Hal lain yang juga tidak kalah pentingnya akan kebutuhan alat transportasi adalah kebutuhan kenyamanan keamanan dan kelancaran pengangkutan yang menunjang pelaksanaan pembangunan yang berupa penyebaran kebutuhan pembangunan pemerataan pembangunan dan distribusi hasil pembangunan diberbagai sektor ke seluruh pelosok tanah air misalnya sektor industri perdagangan pariwisata dan pendidikan. Oleh karena itu Pemerintah melaksanakan program perluasan sarana transportasi untuk mensejahterakan kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Bila berbicara tentang kehidupan sosial ekonomi berarti juga membahas tentang kebutuhan dan bagaimana seseorang berusaha memenuhi kebutuhan tersebut dan pemanfaatan hasil ekonomi yang diperoleh. Jadi kehidupan sosial ekonomi yang dimaksud adalah cara-cara atau strategi yang diterapkan seseorang dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari serta pemanfaatan penghasilan atau hasil ekonomi yang diperoleh dan juga berbicara menegnai keadaan hidup sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) keadaan sosial ekonomi pengemudi angkutan umum perkotaan di Kota Malang (2) strategi adaptasi yang dilakukan para pengemudi angkutan perkotaan agar tetap survive dalam kehidupan sehari-hari (3) pola transaksi dan hubungan kerja antara sopir angkot dan pemilik angkot. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan jenis penelitiannya adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian adalah sopir angkutan beserta keluarga dan pemilik angkutan. Kegiatan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisa data menggunakan model reduksi data penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi data. Untuk menjamin keabsahan data yang ditemukan peneliti melakukan pengecekan data sebagai berikut kecukupan referensi diskusi dengan teman dan dosen serta triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kondisi sosial ekonomi para sopir angkutan di Kota Malang berdasarkan tingkat pendapatan memiliki penghasilan rata-rata antara Rp 20.000 - sampai Rp 70.000 - per hari. Jumlah tanggungan keluarga para sopir angkutan rata-rata dua sampai empat orang. Tingkat pendidikan anak sopir rata-rata masih duduk di bangku SD sampai SMA sederajat. Hal tersebut memaksa para sopir angkot untuk hidup dalam kondisi tempat tinggal yang sederhana dengan perabot yang sederhana. Untuk barang elektronik seperti televisi lemari es magic com tape setrika dan barang elektronik lainnya mereka harus membeli dengan cara mengkredit. Rata-rata sebagian besar sopir angkutan jarang terlibat dalam organisasi kemasyarakatan (2) Strategi adaptasi yang dilakukan para sopir angkutan kota agar tetap survive dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti ngetem putar balik dan menambah kapasitas penumpang. Selain itu strategi adaptasi juga dilakukan keluarga sopir angkot untuk menambah pemasukan (3) Bentuk pola transaksi antara sopir dengan pemilik berlangsung secara kekeluargaan. Di dalam transaksi tersebut berisi kesepakatan-kesepakatan dimana antara sopir dan pemilik saling memperoleh keuntungan. Para sopir bebas bernegosiasi dengan para pemilik akan tetapi setiap pemilik angkot mempunyai ketentuan yang berbeda dalam setiap transaksi. Bagi sopir sekaligus pemilik angkot mereka tidak terikat transaksi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disarankan (1) Bagi Dinas Perhubungan Kota Malang diharapkan lebih meningkatkan pembinaan terhadap sopir angkutan agar lebih mentaati peraturan lalu-lintas dan lebih memperhatikan tingkat pelayanan serta kenyamanan bagi penumpang (2) Para sopir hendaknya lebih mematuhi peraturan lalu-lintas agar tidak merugikan para pengguna jalan lainnya sehingga terciptalah suasana tertib dan aman dalam berkendara (3) Bagi keluarga sopir hendaknya lebih menyadari bahwa kondisi suami dalam bekerja sangatlah berat sehingga bisa memaklumi apabila terjadi penurunan pendapatan. Untuk membantu suami para istri dan keluarga hendaknya berusaha sekuat tenaga untuk menambah penghasilan agar dapat menutupi kekurangan pendapatan dan sebisa mungkin bisa mengontrol semua pengeluaran yang berlebihan dan mengurangi pengeluaran yang tidak terlalu penting (4) Bagi peneliti saat ini maupun peneliti selanjutnya diharapkan lebih memahami tentang konsep sosial ekonomi. Sehingga peneliti mampu untuk menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.


Informasi Detail
DDC
Rs 305.5 AGU k
Prodi
Universitas Negeri Malang. Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, 2010.
Deskripsi Fisik
xii, 160 + [55] lembar : il., tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
04057/KI/10
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2010
Subjek
1. SOSIAL EKONOMI - KEADAAN
Pembimbing
1. NUR WAHYU ROCHMADI ; 2. SRI UNTARI
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik